Tampilkan postingan dengan label Anda dan Dia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anda dan Dia. Tampilkan semua postingan

Ada apa dengan Cinta dan Bercinta?

Ada apa Anda dan Dia ?

Manusia diciptakan saling berpasangan, ada pria dan wanita. Karena setiap pribadi itu unik maka, perlu kiat-kiat khusus didalam menjalin hubungan antara pria dan wanita. Kumpulan artikel berikut ini semoga bermanfaat untuk anda.


    1. 1 dari 2 Orang Berselingkuh dengan Sahabatnya
    2. 8 Alasan Kenapa Pasangan Selingkuh
    3. 1 dari 5 Orang Mengecek E-mail Pasangannya
    4. 3 Prinsip Membangun Hubungan Berkualitas
    5. 4 Hal Tersulit dalam Pernikahan
    6. 5 Tanda Si Dia adalah Tukang Kontrol
    7. 13 Cara Mencari Soulmate
    8. 10 Hal yang Diperdebatkan Pasangan Menjelang Perni...
    9. Ah, Jangan-jangan Itu Cuma Pikiran Anda...
    10. Apakah Anda Seorang yang Sensual?
    11. Apakah Dia Masih Ingin Sendiri?
    12. Arah Tatapannya Jelaskan Ia Sekadar Genit atau Ing...
    13. Aturan Kencan yang Harus Ditinggalkan Setelah Usia...
    14. Bagaimana Anda dan Pasangan Mengatasi Konflik?
    15. Bangkit Lagi Setelah Dikecewakan
    16. Bikin Si Dia Mendengarkan Anda
    17. Haruskah Langsung Punya Momongan?
    18. "Bobot, Bibit, Bebet" Bukan Cuma Soal Materi
    19. Cemburu Buta Ternyata Bisa Dibuktikan
    20. Cumbuan Maut Tak Perlu Jadi Ahli Pijat
    21. Deteksi Kedekatan Anda dan Dia Lewat Foto
    22. I Just Haven't Met You Yet!
    23. Istri Pintar dan Lebih Muda, Kunci Bahagia?
    24. Jalan Terjal Pernikahan
    25. Jangan Biarkan Kurangnya Rasa Percaya Mengoyakkan ...
    26. Jangan Biarkan LDR Menghambat Hubungan
    27. Jangan Jadi Perempuan High Maintenance!
    28. Jangan Jadikan Pernikahan Suatu Tujuan Akhir
    29. Jangan Takut untuk Menikah...
    30. Kebiasaan Kecil yang Mengundang Perpecahan Pasanga...
    31. Kenali Gejala Sindrom Klinefelter!
    32. Kencan di Tengah Deadline
    33. Kesehatan Reproduksi Bukan Cuma Masalah Fisik
    34. Kesepakatan Kesepakatan Penting Sebelum Menikah
    35. Membicarakan Keuangan dengan Pasangan
    36. Menelepon Si Dia atau Tidak, Ya?
    37. Mengapa Perempuan Manis Terpikat "Bad Boy"?
    38. Menghangatkan Kembali Hubungan Intim
    39. Mengukur Karakter Si Dia dari Tempat Kencan Pertam...
    40. Mengukur Pendapatan Si Dia dan Anda Sebelum Menika...
    41. Menjadi Istri yang Sepadan untuk Suami
    42. Mr Right Bisa Jadi Bukan Tipe Anda
    43. Normalkah Bila Si Dia Menikmati Pornografi?
    44. Mau Menikah Kok Malah Berantem?
    45. Siap Memasuki Usia 40 Tahun?
    46. Trik Sederhana Menguatkan Hubungan Pasangan
    47. Berani Itu Seksi
    48. Puas Tidak Puas, Baca Bahasa Tubuhnya
    49. 3 Kiat Menyelamatkan Perkawinan Yang Retak
    50. Memahami Rayuan Lawan Jenis
    51. Kiat Menjaga Hubungan Jarak Jauh
    52. Bedanya Cemburu Kaum Adam Dan Hawa
    53. Pelajaran Cinta Bagi Gadis-Gadis Masa Kini
    54. Arti Cinta Itu Buta
    55. Menciptakan Suasana Romantis Pada Kencan Pertama
    56. Jangan Percaya Pada Teman Untuk "Curhat" Masalah R...
    57. Menjaga Kepercayaan Dalam Perkawinan
    58. Tiga Tipe Perselingkuhan-Bagaimana Cara Pencegahan...
    59. Setelah Dikhianati Kekasih
    60. Kiat Memahami Pasangan Anda
    61. Stress, Tak Punya Pasangan Kencan?
    62. Tips Membahagiakan Pasangan Dengan Keromantisan
    63. Kembali Jadi Pengantin Baru

Ragam Macam Ciuman


Banyak orang yang hanya mengenal dua jenis ciuman: ciuman leher dan ciuman orang Prancis (French kiss). Namun, dunia perciuman berkembang pesat. Kini ciuman memiliki banyak ragam. Berikut rinciannya:

Ciuman kupu-kupu
Dekatkan wajah Anda ke wajah pasangan sedekat mungkin dan kemudian kerjap-kerjapkanlah bulu mata Anda dengan cepat dan tiba-tiba.

Ciuman leher
Seperti yang sudah kita kenal, ciuman ini biasanya menandai kencan pertama sebuah pasangan. Anda dengan lembut menyapu leher pasangan dengan bibir.

Ciuman daun telinga
Sudah jelas yang menjadi sasaran adalah daun telinga pasangan. Sedot dan gigit dengan lembut. Berhubung begitu dekat dengan lubang telinga, usahakan tidak membuat bebunyian yang gaduh.

Ciuman eskimo
Secara lembut gesekkan hidung Anda dengan hidung pasangan. Selembut mungkin dan rasakan setiap sentuhan yang terjadi.

Ciuman mata
Sesuai namanya, cium dengan lembut mata pasangan yang terpejam.

Ciuman jari
Sambil bersantai dengan pasangan Anda, ambil jari pasangan dan perlahan-lahan diemut.

Ciuman kaki
Ciuman nan erotis ini dimulai dengan mencium jari kaki, lalu merambat ke atas dengan ciuman nan lembut.

Ciuman dahi
Inilah ciuman ramah. Anda hanya cukup mencium kening pasangan dari ujung satu ke ujung lainnya.

Ciuman membeku
Juga dikenal dengan ciuman mencair. Ini sama dengan ciuman es, hanya memakai es balok kotak kecil. Kulum es balok tadi dan menggunakan lidah pindahkan ke mulut pasangan. Efek dingin dan mencairnya es akan memberikan perasaan sensual.

Ciuman orang Prancis
Inilah ciuman paling sensual di antara ragam ciuman. Ada yang menyebutnya ciuman jiwa, melibatkan lidah dan bibir.

Ciuman buah
Ambil sepotong buah (yang agak keras) dan gigit ujungnya. Ujung yang lain diberikan ke pasangan sambil melakukan ciuman.

Ciuman tangan
Angkat tangan pasangan dan ciumi mulai ujung jari sampai tangan bagian atas.

Ciuman panas dan dingin
Pertama jilat bibir pasangan untuk membuatnya hangat, lalu tiup bibir itu untuk membuatnya dingin. Perhatikan napas Anda. Sebelum berciuman, hindari makan makanan yang merangsang, seperti bawang.

Ciuman bangun tidur
Ini lebih ke waktu daripada teknik. Saat pasangan bangun tidur, cium dia mulai dari leher dan berakhir di bibir. Lalu dengan suara mesra, bilang: "Selamat pagi sayang..."

Sumber : Intisari , Kompas,Jumat, 16 Oktober 2009

Rahasia Di Balik Ciuman


Di hari valentine ini, sebuah diskusi panel digelar para ilmuwan. Cukup menarik masalah yang dibicarakan, tak jauh dari persoalan kasih sayang, yakni misteri saat hati terpaut dan bibir tertanam di bibir (ciuman).

Kata para ahli itu, aksi ciuman akan diikuti dengan pelepasan zat-zat kimia yang bisa meredam hormon stres. "Senyawa kimia di ludah bisa jadi merupakan jalan untuk menilai pasangan," kata Wendy Hill, profesor ahli Neuroscience dari Lafayette College saat acara bertajuk American Association for the Advancement of Science berlangsung.

Dalam sebuah eksperimen, Hill menjelaskan, para pasangan heteroseksual yang adalah siswa college itu mengalami perubahan kadar senyawa kimia oksitosin dan kortisolnya saat mereka melakukan adegan ciuman selama 15 menit sambil mendengarkan musik.

Oksitosin, dikatakan Hill, mempengaruhi keeratan hubungan pasangan, sementara kortisol terkait dengan stres. Senyawa kimia dalam darah dan kelenjar ludah diteliti lalu diperbandingkan saat sebelum dan sesudah ciuman berlangsung.

Baik pria maupun wanita mengalami penurunan kadar kortisol setelah ciuman, menandakan kadar stres juga menurun.

Bagi pria, saat ciuman, menaiknya level oksitosin menandai ketertarikan yang kuat atas pasangannya, sementara pada wanita oksitosinnya justru menurun. "Tentu ini mengejutkan," ujar Hill.

Dalam sebuah uji coba kelompok yang menelaah efek berpegangan tangan, perubahan kimiawi juga terjadi dalam aksi ini, tetapi tak banyak yang bisa diungkapkan atau hasilnya tak jauh beda. Eksperimen ini, kata Hill, dilakukan di pusat kesehatan siswa di college tersebut. Dia berencana akan mengulanginya dengan rancangan "dalam suasana yang lebih romantis."

Bersama dengan Helen Fisher dari Rutgers University dan Donald Lateiner dari Ohio University, Hill bicara di sesi berjudul "The Science of Kissing."

Fisher sendiri mencatat, lebih dari 90 persen masyarakat dunia melakukan ciuman. Tindakan ini diyakininya memiliki tiga komponen antara lain dorongan seks, cinta romantis, dan keterikatan dengan seseorang.

Dorongan seks mendorong seseorang untuk menilai dan menentukan pasangan masing-masing, sementara cinta romantik menyebabkan mereka memfokuskan diri pada seorang individu; dan keterikatan pada seseorang, katanya, membuat seseorang membiarkan pribadi ini dalam jangka waktu lama membesarkan anak bersama-sama.

Pria, katanya, cenderung berpikir bahwa ciuman merupakan awal nge-seks atau kopulasi. Dia tegaskan, pria cenderung lebih suka sembarang cium. Meski begitu, senyawa kimia testosteron pria dapat segera bercampur di ludah wanita. Testosteron meningkatkan dorongan seksual bagi pria dan wanita.

"Saat Anda mencium, bagian tertentu di otak aktif," tambahnya. Cinta romantik dapat berlangsung lama, "Jika Anda mencium orang yang tepat."

Lateiner, sarjana ilmu klasik, mengobservasi bahwa ciuman kadang muncul dalam seni Yunani dan Romawi, meski secara luas dilakukan di samping kegiatan mencium kulit seseorang. Karena itu, berpotensi berbahaya bagi kehidupan seseorang kalau ciuman itu dilakukan pada orang yang salah dan saat yang kurang tepat.

Secara umum, ilmu pengetahuan tentang mencium—philematology—masih terus dijalankan. Demikian simpul Hill.

Sumber: AP , Kompas,Sabtu, 14/2/2009

Upgrade Kualitas Ciuman Anda!


Berciuman adalah aktivitas paling sensual dan menyenangkan yang bisa Anda lakukan dengan pasangan. Bahkan boleh dibilang, ciuman lebih memberikan rasa intim ketimbang hubungan seksual itu sendiri. Saat Anda sudah bersentuhan dengan tubuh seseorang, entah bibir, wajah, pikiran, dan yang lainnya, saat itulah Anda memiliki potensi untuk menciptakan momen yang lebih intens dengan pasangan.

Karena itu, hanya karena merasa tak pandai berciuman, tak berarti Anda dapat mengesampingkan aktivitas ini setelah menikahi Si Dia? Bila Anda masih merasa insecure dalam hal kemampuan "lip dancing", Anda bisa menanyakan langsung kepada Si Dia, ciuman seperti apa yang membuat nyaman atau tidak. Kemudian, ajaklah ia untuk mengikuti irama Anda.

1. Biarkan Si Dia berinisiatif.
Kebanyakan pria senang jika wanita memegang kontrol aktivitas di atas ranjang, kapan pun ia merasa senang melakukannya. Namun yang mengejutkan, untuk urusan mencium bibir, kebanyakan pria lebih memiliki cara yang lebih tradisional. Wanita bisa saja membuat inisiatif berciuman, namun tidak saat ciuman pertama, begitu menurut mereka.

2. Berpartisipasilah.
Balas ciumannya jika Si Dia mencium Anda. Jangan diam saja berharap ialah yang akan memegang peranan, dan Anda tinggal menikmatinya. Penyebab lain yang membuat wanita enggan memainkan bibirnya adalah karena khawatir tidak tahu bagaimana mencium yang benar. Sebaiknya Anda tak perlu mengkhawatirkan hal semacam itu, karena yang penting Anda dan pasangan sama-sama menikmatinya.

3. Spontan saja.
Ciuman yang sempurna kadang-kadang tidak perlu direncanakan. Namun bagian terbaik dari sebuah ciuman adalah spontanitas yang Anda lakukan. Seolah ia sedang tidak mengharapkannya, namun tiba-tiba menerima anugerah dari Anda. Misalnya, Anda mempunyai suatu berita gembira untuk Si Dia, dan tak sabar untuk mengabarkannya, sehingga begitu bertemu Anda langsung menciumnya.

4. Tutup mata Anda.
Mulutnya yang menganga dalam jarak yang begitu dekat sangat tidak seksi untuk dilihat. Dengan menutup mata, Anda lebih dapat menikmati ciumannya. Kecuali bila Anda dan pasangan sama-sama berhenti, saling menatap mata untuk memastikan kenyamanan Anda masing-masing, lalu melanjutkan sesi yang terputus tadi.

5. Bentangkan bibir Anda.
Bibir yang terbuka akan terasa sensual. Namun, penting bagi Anda untuk mengontrol jumlah air liur yang Anda kirimkan ke bibir pasangan. Bila terlalu kering, ciuman Anda juga akan garing. Pastikan air liur tidak membasahi seluruh bibir dan muka Si Dia. Cukup sampai cairan tersebut sanggup memuluskan gerakan bibir Anda.

6. Bermainlah dengan tangan Anda.
Pencium yang ulung tahu bahwa bibir saja tidak cukup untuk membuat sesi yang tak terlupakan. Gunakan tangan Anda untuk menyapu rambut Si Dia, berpegangan di pahanya yang kokoh, mengusap punggungnya dengan lembut, atau menyentuh dadanya jika posisi Anda sedang tidur. Sentuh wajahnya, elus bagian belakang kepalanya, tarik tangannya, apa saja.

7. Berikan surprise.
Untuk pencium yang senang mencoba sesuatu yang baru, ada beberapa gerakan yang akan melengkapi kebahagian pasangan. Namun jangan langsung memberikan semuanya; lakukan tes untuk memastikan ia juga menyukainya. Misalnya, singkap kausnya, lalu bermainlah dengan putingnya. Seperti Anda, pria pun menyukai sentuhan di bagian tersebut. Atau, turunkan tangan Anda perlahan-lahan menuju ke selangkangannya. Hal ini akan menambah sensasi ciuman Anda.

8. Bernafas seperti biasa.
Ciumannya yang panas membuat Anda megap-megap. Namun tak perlu berhenti untuk menarik nafas, atau memperingatkannya agar tidak mencium terlalu hot. Hal ini hanya membuatnya ilfil. Teruskan saja permainan tersebut sambil tetap bernafas melalui hidung seperti biasa. Deru nafas Anda hanya akan membuatnya makin bernafsu mencium Anda lagi, dan lagi!

9. Makan permen mint.
Permen mint akan membantu nafas yang lebih segar, karena nafas yang bau bawang, asap rokok, atau durian, akan membuat suami Anda kehilangan nafsu. Hal lain yang juga membuatnya menyesal pernah mengenal Anda adalah jika Anda tiba-tiba bersendawa saat ia tengah mencium Anda. Aih!

Sumber : Your Tango, Kompas,Jumat, 27 Maret 2009

5 Cara Memahami Pria dengan Lebih Baik


Pria selalu mengatakan, bahwa perempuan adalah mahluk yang paling sulit dimengerti. Tetapi sebenarnya, perempuan juga selalu merasa mereka tak mampu memahami pikiran pria. Misalnya, mengapa mereka bisa menyatakan cintanya, tetapi langsung mengabaikan Anda hari berikutnya (ketika ada pertunjukan bola di televisi)? Mengapa mereka tak bisa mengingat hari ulang tahun Anda?

Menurut Laura Schaefer, penulis buku Man with Farm Seeks Woman with Tractor: The Best and Worst Personal Ads of All Time, hal ini sebenarnya disebabkan oleh perbedaan pria dalam menggunakan otak mereka. Jika Anda mengetahui cara kerja otak ini, Anda tentu akan memahami pria dengan lebih baik. Berikut beberapa contohnya.

1. Bersabarlah dengan memorinya
Hippocampus, dimana memori awal dibentuk, menempati beberapa persen saja dari otak pria, dibandingkan dengan otak perempuan. Jika saat baru berkenalan ia lupa dimana Anda bekerja, meskipun Anda sudah memberitahukannya pertama kali, ingat sajalah urusan hippocampus itu. Tak perlu tersinggung, mengira ia tidak menaruh perhatian pada Anda. Atau, jangan kesal juga bila setelah beberapa lama tak bertemu, ia tak sadar bahwa Anda baru saja memotong rambut.

2. Pria bukan pembaca bahasa tubuh atau pikiran Anda
Anda tertarik dengan seorang pria? Anda harus menyatakannya dengan lebih jelas, meskipun itu dalam bentuk perbuatan. Sebab, pria tidak terampil membaca emosi atau pikiran Anda. Menurut Dr Larry Cahill dari University of California at Irvine, “Kita selalu berasumsi bahwa cara otak pria mengelola emosi itu sama dengan wanita, tapi ternyata tidak."

Bagian dari korteks limbik, yang terlibat dalam respons emosional, pada pria lebih kecil daripada wanita. Selain itu, menurut para peneliti McMaster University, pria memiliki densitas neuron yang lebih kecil di area lobus temporal yang berhubungan dengan pengolahan bahasa. Itu sebabnya akan lebih baik bila Anda mengatakan saja bagaimana perasaan Anda. Berharap bahwa si dia bisa membaca pikiran Anda, sama sekali tak ada gunanya.

3. Ia tidak bisa berbicara dengan gaya seperti Anda
Secara umum, pria tidak severbal kaum perempuan. Bagian besar dari korteks (lapisan luar otak yang berperan dalam mengenali dan menggunakan isyarat bahasa) lebih tipis pada pria daripada wanita. Studi yang dilakukan Dr Godfrey Pearlson dari Johns Hopkins University pun menunjukkan bahwa dua area di lobus frontal dan temporal yang memainkan peran penting dalam pemrosesan bahasa, lebih kecil pada pria.

“Perempuan itu,” jelas Dr Cahill, “tangkas dalam menerima isyarat atau kata-kata yang diberikan." Sebaliknya, pria tidak begitu. Jadi, jangan mengira ia bisa ngobrol dengan Anda saat berkencan dengan kemampuan seorang perempuan. Tetapi Anda juga tidak perlu menganggap bahwa ia tidak tertarik pada Anda, hanya karena ia sering memotong pembicaraan Anda.

4. Hargai sikapnya yang cenderung bersemangat
Otak pria memproduksi serotonin (senyawa kimia yang memengaruhi mood) 52 persen lebih banyak daripada otak wanita, demikian menurut penelitian yang diadakan oleh McGill University. Studi juga menunjukkan bahwa pria lebih jarang mengalami depresi ketimbang wanita. Sebab pria lebih mudah mengalihkan perhatiannya dari stres. Jika ia mengatakan baru saja kehilangan pekerjaan, dan tidak terlihat sedih, tidak berarti ia tidak punya hati, atau tidak bertanggung jawab. Ia hanya tidak ingin memikirkannya terlalu banyak, berkat serotonin dalam sistemnya.

5. Jangan berharap ia bisa mengingat detail dari kejadian masa lalu
Ia mungkin tidak mampu mengenang masa lalu dengan cara seperti yang Anda lakukan. Anda berdua mungkin akan mengingat masa-masa kencan pertama, tetapi ia mungkin tidak ingat warna pakaian yang Anda kenakan, atau bahwa saat itu sedang turun hujan. Pria tidak mampu mengingat detail, maka tak perlu memaksanya untuk berusaha mengingat-ingat hal semacam itu.

Sumber: Match , Kompas,Sabtu, 30/10/2010

Alasan Perempuan Jatuh ke Pelukan Pria Berumur


Salah satu mantan pacar Anda mungkin ada yang berumur jauh lebih tua. Misalnya 8 hingga 15 tahun di atas usia Anda. Bagi sebagian perempuan, berpasangan dengan pria yang jauh lebih tua memang memiliki keuntungan tersendiri. Secara visual, emosional, dan finansial, mereka jauh lebih stabil dan lebih menarik ketimbang pria yang lebih muda.

Bahwa Anda merasa lebih klop dengan pria yang jauh lebih berumur, kemungkinan juga disebabkan pria cenderung lambat menjadi dewasa. Saat kita sudah merencanakan banyak hal dalam hidup, pria seusia kita masih senang having fun.

Namun, pada dasarnya ada beberapa alasan mengapa perempuan memilih pria yang matang:

1. Usia
Ketika ada masalah atau problem dalam hubungan, Anda berada dalam posisi yang diuntungkan. Kenapa? Karena Anda lebih muda darinya, sehingga sifat kekanakan Anda dimaklumi. Anda juga tidak harus merasa deg-degan ia akan kabur bersama perempuan yang lebih muda. Kecuali kalau ia tergolong pria yang gemar bertualang, dan mencari tipe perempuan yang masih berusia belasan atau awal 20-an.

2. Keuangan
Memang sih kedengarannya matre, tetapi inilah kenyataannya. Saat kondisi keuangan Anda sedang buruk, dan kartu kredit Anda ditolak karena over limit, atau uang Anda habis untuk membeli koleksi sepatu, ia akan jadi penyelamat Anda.

3. Bijaksana
Yup, benar ladies. Pengalaman hidup telah membawanya menjadi lebih sabar, realistis, dan legowo. Setiap menghadapi suatu kesulitan, ia tidak akan mundur karena ia sudah berpengalaman menghadapi tantangan hidup. Tidak heran bila Anda akan merasa nyaman di dekatnya.

4. Pengalaman
Usia tidak akan membohongi Anda. Semakin bertambah usia, maka pengalaman makin bertambah. Kegagalan menjalin hubungan dengan perempuan sebelum bersama Anda menjadi pelajaran berharga untuknya. Kabar baiknya? Ia tidak mau hal itu terjadi pada hubungan Anda saat ini.

5. Kesetiaan
Anda adalah pencariannya selama ini. Usianya yang sudah matang tidak akan membuatnya bermain-main dalam menjalin hubungan. Ia mencari teman hidup, bukan mencari teman clubbing. Karena sudah puas jadi "badung" di masa lalu, ini saat baginya untuk mencurahkan perhatian pada keluarganya.

Sumber: SheKnows, Kompas,Jumat, 12/3/2010
 

Popular Posts

Cloud