Tampilkan postingan dengan label Nyeri Haid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nyeri Haid. Tampilkan semua postingan

Mengatasi Keluhan Nyeri Haid

Seorang teman bercerita kalau sedang datang bulan, pada hari pertama selalu mengalami sakit yang luar biasa, seperti kram pada perutnya, sampai-sampai saya kasihan melihatnya. Kadang wajahnya sampai pucat dan bibirnya jadi kebiruan menahan sakit. Sakit itu baru hilang ketika memasuki hari ketiga haid.

Sebenarnya sebagian besar wanita mengalami kram sewaktu haid, cuma saja dalam kadar yang berbeda-beda. Itu hal biasa, karena waktu haid hormon prostaglandin (zat yang membuat otot rahim berkontraksi dan merontokkan lapisan dindingnya) bereaksi. Hanya memang sebagian wanita ada yang mengalami kram yang hebat, sampai ada rasa mual, diare, dan perlu obat penghilang rasa sakit. Kram pada perut selagi haid itu disebut dismenorea yang artinya “haid yang sakit”.

Dismenorea ini ada dua, primer dan sekunder. Bila tidak ada kelainan ginekologis, rasa nyeri itu disebut dismenorea primer. Penderita nyeri haid ini diperkirakan memiliki tingkat hormon prostaglandin yang tinggi, sehingga kontraksi yang terjadi lebih hebat dan membuat saraf jadi lebih sensitif terhadap rasa sakit. Dismenorea primer tidaklah berbahaya. Rasa nyeri ini biasanya hilang pada pertengahan usia 20-an atau setelah melahirkan.

Sedangkan dismenorea sekunder adalah rasa nyeri karena adanya gangguan ginekologis. Hal ini disebabkan karena adanya tumor fibroid (tumor jinak pada dinding rahim), endometriosis, kista atau tumor pada dinding indung telur. Untuk penderita dismenorea sekunder ini biasanya dokter akan melakukan usaha menangani penyebabnya.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya?

Memberikan kompres/bantalan panas dan melakukan peregangan lembut merupakan salah satu obat alami menghadapi kram karena haid. Melakukan olahraga cukup sehari-hari dan membatasi berat tubuh juga merupakan hal penting.

Ada yang berpendapat bahwa mengonsumsi magnesium dengan dosis sekitar 100 mg 3x sehari mulai dari minggu sebelum dan sampai masa haid mungkin akan merilekskan otot-otot rahim sehingga mencegah terjadinya kram.

Ramuan tanaman obat berikut ini mungkin bisa dipilih untuk meringankan keluhan:
  • 2 siung bawang putih (Allium sativum L.), kupas, cuci. Kunyah sampai halus, telan, kemudian minum 2 sendok air hangat. Lakukan ini 2x sehari.
  • 20 helai daun beluntas (Pluchea indica Less.), rebus, remas-remas sampai hancur, lalu seduh dengan segelas air panas, beri asam dan garam sedikit, saring. Minum selagi hangat. Lakukan ini 2x sehar.
  • Minum 2x sehari air kelapa (Cocos nucifera) yang diberi gula kelapa, selama 3 hari berturut-turut menjelang haid.
  • 25 g wortel (Daucus carota L.), cuci, potong-potong, beri air, lalu blender. Minum ini 2x sehari.
  • Atau bisa juga dengan gula merah, dan asam jawa (Tamarindus indica L) yang diseduh air panas, diminum hangat-hangat pada hari pertama haid; jumlahnya tidak dibatasi.
Kalau harus minum obat bebas, yang paling sederhana adalah tablet penghilang rasa sakit parasetamol. Obat-obatan antiradang nonsteroid seperti ibuprofen, metampiron, dan asam mefenamat, bisa membantu menghilangkan nyeri haid dengan cara menurunkan kadar prostaglandin di rahim. Dengan rendahnya kadar prostaglandin ini juga akan mengurangi intensitas kontraksi rahim. Mengingat efek obat ini baru disarakan satu jam kemudian, maka sebaiknya obat ini dimakan begitu mulai ada tanda awal akan terjadinya nyeri. Ingat juga, untuk makan dulu sebelum menelan obat ini, karena bisa mengiritasi lambung. Bila nyeri sudah hilang, obat tidak perlu diminum lagi.

Bila nyeri masih dirasa selama haid berlangsung atau lebih dari tiga hari, sebaiknya ke dokter ginekolog untuk mengetahui kemungkinan ada penyakit lain yang menyerang bagian reproduksi Anda.(intisarionline)


Meringankan Nyeri Haid

 Menstruasi memicu perubahan hormon yang mempengaruhi kerja tubuh dan emosi. Seringkali, peluruhan sel telur disertai dengan rasa sakit yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa wanita menganggap menstruasi sebagai periode siksaan. Nah, mari kita simak beberapa saran yang dapat meringankan nyeri haid agar tetap menjaga tingkat energi tubuh, seperti dilansir AllWomenStalk.

    Pemanasan.

Tuangkan air panas ke dalam botol kaca. Supaya tidak terlalu panas saat dipegang, bungkus botol dengan kain. Gulung-gulungkan atau pijat dengan botol pada perut yang sakit sampai botol mulai dingin. Bisa juga mencoba mandi dengan air hangat untuk mengurangi rasa sakit.
    
Mendekam.

Anda pernah melihat posisi janin di dalam rahim? Mereka akan meletakkan tangan dekat wajah sambil berjongkok. Posisi relatif efektif karena dapat membuat otot-otot perut rileks sehingga mengurangi nyeri haid.

Makanan sehat.

Selama menstruasi, asupan makanan yang kaya akan zinc, kalsium, dan vitamin B dapat membantu meringankan kram dan perut kembung. Jangan lupa tambahkan biji-bijian serta buah-buahan dan sayuran.

Bergerak.

Nyeri haid bukanlah alasan untuk bermalas-malasan, kecuali rasa sakit tak tertahankan. Tetap beraktivitas sangat dianjurkan karena membuat otot-otot lebih rileks dan membantu merangsang pelepasan hormon bahagia atau endorfin dari otak.

Aromaterapi.

Aromaterapi diketahui bisa membuat efek menenangkan. Nyalakan lilin beraroma atau oleskan beberapa tetes minyak aromaterapi dalam bak mandi untuk mandi.

Obat penghilang rasa sakit.

Ini menjadi solusi terakhir ketika akhirnya rasa sakit tak tertahankan. Minumlah obat yang mengandung parasetamol atau ibuprofen untuk meredakan rasa sakit. Namun, jika tingkat nyeri cukup serius, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.(intisarionline)




Cara Terbaik Menghindari Nyeri Haid

Sebelum menstruasi, wanita sering mengalami kram perut, kembung, lelah, dan lesu. Pada beberapa wanita, sangat menyakitkan bahkan mereka tidak ingin melakukan apa pun, terutama kondisi suasana hati juga tidak stabil. Kondisi yang dikenal sebagai sendrom pramenstruasi (PMS) terjadi pada banyak wanita. Tidak hanya sakit fisik yang dirasakan, tetapi juga masalah psikologis seperti depresi. Apapun yang dirasakan, sebaiknya jangan dibiarkan.

Berikut ini ada lima cara yang efektif mengatasi PMS menurut Marilyn Gelnville, Ph.D., pakar kesehatan wanita Inggris, Shona Wilkinson, ahli gizi, dan dr. Pixie McKenna, seperti dikutip Female First.


  •  Tetap aktif. “Wanita yang jarang bergerak cenderung menderita PMS lebih parah daripada mereka yang rutin berolahraga,” kata Shona. Menurutnya, olahraga juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dengan mempertahankan kestabilan kadar hormon. Termasuk mendorong otak untuk memproduksi lebih banyak hormon ‘bahagia’ atau serotonin dan endorfin yang membantu mengurangi gejala emosional dari PMS. Tentu saja, olahraga tidak langsungmeningkatkan mood. Jika suasana hati memburuk, ambillah suplemen yang mengandung 5-HTP karena daat mengubah secara alami serotonin neurotransmitter, hingga merasa lebih bahagia.
  • Obat herbal. Agnus castus, dikenal juga sebagai chasteberry, merupakan tanaman yang terbuktif efektif untuk mengurangi gejala PMS. Tanaman ini mampu menyeimbangkan aktivitas dari hormon seks wanita, merangsang produksi progesteron yang mengurangi efek estrogen dalam tubuh, faktor kunci munculnya gejala PMS. Dalam tes dari 100 wanita dengan gejala PMS sedang sampai berat, obat herbal yang berisi agnus castus di dalamnya mampu mengatasi masalah emosional saat datang bulan seperti mudah tersinggung, perubahan mood instan. Termasuk, nyeri payudara, kembung, dan kram perut hingga 91% responden.
  •  Hindari kafein. Makanan dapat mempengaruhi bagaimana tubuh mengatasi gejala PMS. Contohnya, kafein meningkatkan kadar estrogen, yang menghasilkan peningkatan gejala PMS. Jadi, hindari terlalu banyak teh, kopi, dan minuman berkafein lainnya ketika Anda sedang memasuki siklus bulanan.
  •  Kurangi makanan berlemak jenuh. “PMS yang menyakitkan dapat dipicu oleh zat yang disebut progstaglandin,” kata Marilyn. Sebagian besar zat prostaglandin baik untuk tubuh, tetapi ada beberapa senyawa zat-zat yang dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap rasa sakit dan kejang otot, yang disebut prostaglandin jahat. Lemak jenuh ditemukan dalam produk hewan, terutama susu, yang mendorong tubuh memproduksi prostaglandin jahat.
  •   Suplemen. Nutrisi, seperti asam lemak omega-3, sangat penting dalam penyediaan bahan baku untuk produksi prostaglandin baik. Multivitamin dengan mineral, vitamin B, vitamin E, seng, dan magnesium juga penitng untuk mengubah omega-3 menjadi prostaglandin baik. Vitamin B dan E juga dikenal sebagai pengurang rasa sakit. Sementara, magnesium dapat meregangkan otot-otot rahim.(intisarionline)


Makanan Pereda Nyeri Haid

Ketika wanita sedang mengalami menstruasi, mereka sering mengeluh soal nyeri haid yang tidak nyaman. Nyeri perut, pusing, kelelahan, dan ketidakstabilan emosi, beberapa gangguan yang biasanya muncul sebelum dan selama menstruasi. Sebelum menstruasi, gejala ini dikenal dengan nama sindrom pra-menstruasi.

Jika kebetulan Anda sedang mengalami nyeri haid, sebelum atau selama menstruasi, tidak perlu buru-buru minum obat penghilang nyeri. Cobalah cara yang lebih sederhana untuk menghindari nyeri haid.

Caranya hanyalah dengan mengubah diet Anda. Ya, sesederhana itu! Bagaimana mengubah diet untuk meredakan nyeri haid? Ada beberapa makanan yang memiliki kemampuan untuk mengurangi keluhan akibat menstruasi dan membuat tubuh lebih berenergi. Nah, masukkan makanan berikut ini dalam diet Anda.

Karbohidrat kompleks

Sebelum dan selama haid, biasanya ada keinginan besar makan gula dan karbohidrat sederhana. Anda harus  memperhatikan jenis karbohidrat yang dikonsumsi. “Yang terbaik adalah makan karbohidrat kompleks untuk menjaga tingkat energi tetap stabil. Ada beberapa yang bisa dipilih, seperti havermut, ubi merah atau pasta gandum dan nasi merah,” kata Marissa Lippert, seorang ahli gizi, seperti dikutip oleh Fitness.

Bukan hanya karena mengandung serat, karbohidrat kompleks dapat dicerna dengan lambat. Karbohidrat jenis ini juga merupakan sumber magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh selama menstruasi. Karbohidrat kompleks juga dapat meningkatkan produksi serotonin, zat kimia otak yang membuat Anda merasa jauh lebih baik.

Kacang-kacangan

Cobalah ngemil kacang selama menstruasi. Bukan hanya baik untuk pencernaan, kacang juga menjaga emosi Anda tetap stabil, yang biasanya cenderung tidak stabil selama menstruasi akibat dari nyeri hadi.

Susu atau yoghurt

Susu atau yoghurt juga sangat penting bagi wanita yang ingin menghilangkan nyeri haid. Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang mengonsumsi 1.200 miligram kalsium per hari, akan merasakan nyeri haid mereka berkurang 30%. Ini dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi hanya 500 miligram kalsium. “Nutrisi yang banyak diperlukan wanita untuk mengatasi sindrom pra-menstruasi adalah kalsium,” kata Lippert.

Banyak pria cenderung menghindari wanita ketika mereka mengalami sindrom pra-menstruasi karena emosi yang tidak stabil dan karena wanita mudah marah. Sekarang, para pria dapat mencoba memberikan segelas susu jika wanita marah karena sedang mengalami nyeri haid.(intisarionline)


Perut melilit memang bikin pusing. Berikut ini sejumlah tips yang bisa membantu Anda mengatasi gangguan pada perut.

MELILIT WAKTU HAID
Seduh satu sendok makan kopi dengan air panas tanpa gula. Diamkan sebentar lalu minum.

HAID YANG BERLEBIHAN
Goreng kulit buah mangga pada minyak panas. Biarkan dingin dan makan.

MULAS WAKTU HAID
Sediakan 1 potong jahe sebesar ibu jari, 1 potong kunyit sebesar ibu jari, dan 1/2 ruas kencur. Cuci semua bahan lalu parut. Campur perasan airnya dengan air jeruk nipis dan seduh dalam 1/2 gelas air panas. Saring lalu tambahkan gula dan garam secukupnya. Minum seduhan ini pada hari pertama haid agar rasa mulas hilang.

MEMPERLANCAR HAID
Minumlah secara teratur campuran air tomat, air kunyit, dan air wortel.

PERUT KEMBUNG
Ambil sepotong kunyit dan bakar di atas api. Biarkan agar kunyit menjadi panas. Kupas dan memarkan. Masukkan kunyit tersebut ke dalam gelas yang berisi air panas. Tambahkan gula merah secukupnya. Minumlah ramuan ini selagi masih hangat. Parut seruas kencur dan bawang merah. Campur dengan sesendok minyak tanah. Oleskan pada bagian perut, punggung, dan telapak tangan. Bisa pula Anda sembuhkan dengan pucuk daun pisang batu. Ambil pucuk daun pisang batu yang dilayukan di atas api. Tempelkan pada perut kembung.

MELANCARKAN AIR SENI
Makanlah buah pepaya matang. Campurkan dengan madu.

MENGOBATI DESENTRI
Ambil secangkir ketan hitam, 1 buah gambir yang sudah dihaluskan, dan 1 jempol kunyit. Sangrai semua bahan sampai hangus, dan campur dengan segelas air hangat. Minum ramuan ini segelas setiap hari.

MENGOBATI SAKIT PERUT
Bakar sagu kemudian makan. Cara lain, tumbuk sampai halus beberapa lembar daun kapas muda. Peras dan ambil airnya. Beri sedikit garam lalu minum. Anda pun bisa memanggang daun pepaya muda di atas api arang sampai layu dan hangat. Tempelkan berkali-kali ke perut. (tabloidnova)

Endometriosis Berawal dari Nyeri Haid

Diperkirakan 10 persen perempuan produktif di Indonesia menderita endometriosis. Tapi, jarang sekali perempuan menyadarinya sehingga terlambat diberi pertolongan.

Gangguan haid berupa nyeri yang terjadi pada wanita seringkali dianggap enteng. Alih-alih mengunjungi dokter, obat pereda sakit atau minuman untuk mengatasi kram perut sering dipilih untuk menangani rasa nyeri yang melanda. Padahal, rasa nyeri ketika haid merupakan gejala utama dari endometriosis. Risiko endometriosis pun tak main-main, yaitu infertilitas yang menyebabkan perempuan sulit mendapatkan keturunan.



“Pada kasus endometriosis yang berat, haid jadi sakit. Keluhan pasien yang menderita endometriosis adalah nyeri ketika haid dan sulit punya anak,” tegas dr. Herbert Situmorang SpOG. , pakar endoskopi ginekologi dari RSIA YPK Mandiri . Karenanya Herbert mengingatkan jangan sampai Anda mengabaikan sakit haid. Baik yang terjadi pada diri sendiri atau anak perempuan Anda.

Apalagi menurut Herbert, kebanyakan penderita endometriosis terlambat mengetahui penyakitnya. Biasanya mereka datang setelah endometriosis sudah menjalar ke organ tubuh lainnya. Jika kasusnya sudah berat, akan sangat membahayakan juga membuat pengidapnya menderita lahir dan batin.

“Penyakit ini membawa stressor yang sangat tinggi  (memicu stres, Red.) untuk wanita. Bagi yang belum menikah, nyerinya tak jarang mengganggu kuliah dan sekolah. Apalagi sudah menikah, selain nyeri juga ditambah tekanan tidak punya anak,“ jelas Herbert.

Gagal Diserap

Endometriosis disebabkan oleh jaringan endometrium atau selaput lendir rahim bagian dalam yang setiap bulan luruh menjadi darah haid. Darah yang luruh ini seharusnya hanya keluar lewat vagina dan sebagian kecil darah “tumpah“ melalui saluran telur ke dalam rongga abdomen atau rongga perut. “90 persen wanita mengalami ini,“ tambah Herbert.

Seharusnya tubuh bisa menyerap darah yang luruh ini. Namun beberapa hal seperti faktor genetik dan faktor lingkungan menyebabkan turunnya kemampuan sistem pertahanan tubuh. Sehingga darah tidak diserap secara maksimal. Akibatnya, tidak semua darah luruh melalui vagina, sebagian justru tumpah melalui saluran telur ke rongga perut atau tempat-tempat lain yang tidak semestinya.

Memasuki periode haid selanjutnya, darah yang masuk ke rongga perut pun ikut luruh dan mengendap di tempat. Jika sudah menempel di indung telur, darah akan terkumpul dan lama-lama membentuk kista.

Perlengketan ke Usus


Endometriosis tidak hanya berhenti pada kista. Pada kasus yang lebih berat, endometriosis mengakibatkan perlengketan ke usus dan organ panggul lainnya. Inilah yang disebut Deep Infiltrating Endometriosis  atau endometriosis lesi dalam.

“Pada tingkat ini, terjadi infiltrasi (perembesan) yang lebih dalam. Tidak hanya di permukaan yang mengakibatkan bercak atau di indung telur yang menyebabkan kista, tapi juga masuk ke organ lain. Bisa ke kantung kemih, usus, bisa juga sampai ke vagina. Dan itu akan menimbulkan keluhan yang lain seperti nyeri saat buang air kecil, saat penetrasi, atau saat buang air besar,” urai Herbert.

Endometriosis lesi dalam memang masih terbilang baru di dunia kedokteran, padahal pengidapnya telah mencapai angka yang tinggi, yaitu 10-15 persen wanita usia produktif. Itu pun masih bertambah mengingat tidak semua wanita segera mengunjungi dokter ketika merasa gejala-gejala tersebut.

Operasi Minim Sayat


Sebelumnya, proses penyembuhan hanya sampai pada penanganan bercak dan kista, karena pengangkatan endometriosis lesi dalam secara teknik memang lebih sulit. Dalam seminar “Live Advance Minimal Invasive Surgery pada Deep Endometriosis “ yang diadakan atas kerjasama Indonesian Gynecological Endoscopy Society  (IGES) dan German Gynecological Endoscopy Society  (AGE) di Pusat Pelayanan Endoskopi Ginekologi RSIA YPK Mandiri (14/11), diperkenalkan minimal invasive surgical treatment  alias operasi minim sayatan.

“Keuntungan dari teknik ini adalah melihat langsung dalam perut melalui kamera dan alat-alat yang sangat kecil, sehingga kita bisa mendapatkan visualisasi yang lebih bagus untuk mendeteksi endometriosis bercak, kista, atau lesi dalam dengan lebih baik. Selain itu pengangkatan penyakitnya dapat dilakukan dengan lebih presisi karena kita tahu persis letaknya di mana,” papar dr. Wahyu Hadisaputra, SpOG. , selaku presiden IGES.

Visualiasi yang baik dari minimal  invasive surgery  ini berasal dari kamera yang mampu menggambarkan dengan 5 kali pembesaran. Di samping itu, alat-alat kecil yang digunakan mempermudah akses pada daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Jika dibandingkan dengan operasi konvensional dan terapi medis, operasi minim sayatan ini lebih unggul karena dapat meminimalisasi kemungkinan kambuh dan pelengketan pada pasien. Sementara dari sisi estetika, teknik ini hanya meninggalkan 3 titik yang berukuran 10 mm dan 5 mm.

Minimal invasive surgical treatment  yang saat ini sedang dikembangkan, dianggap sebagai standar terbaik dalam meringankan endometriosis. “Sampai sekarang penanganan yang paling memuaskan itu belum ada, karena belum ada terapi yang menjamin endometriosis tidak akan kambuh lagi. Tapi, inilah standar yang paling bagus. Penanganan ini pun masih terus diteliti oleh para praktisi laparoskopi,” pungkas Herbert.

Dari segi harga, operasi ini memang membutuhkan biaya yang lebih tinggi, mengingat alat-alat yang digunakan masih terhitung jarang dan mahal. “Tapi, operasi ini membutuhkan biaya rawat inap yang lebih kecil karena proses penyembuhan yang lebih pendek. Selain itu juga tidak perlu obat penghilang nyeri. Jadi jika dihitung dengan keuntungan yang diperoleh, sebenarnya tidak berbeda jauh. Saya pikir ini akan menguntungkan buat pasien,” tambahnya.

Waspada Infertilitas


Tingkat nyeri pada endometriosis, menurut dr. M. S. Nadir Chan SpOG (K), Spesialis Obstetri & Ginekologi RSIA YPK Mandiri, tidak menunjukkan tingkat beratnya penyakit. “Itu tergantung pada letak kerusakan syaraf nyeri. Jika langsung mengenai sensorik, meskipun sakitnya ringan, tapi akan terasa nyeri. Sebaliknya jika endometriosis sudah sangat dalam, namun syarafnya tidak kena, tidak akan terasa nyeri,” paparnya.

Oleh karena itu, dr. Herbert Situmorang SpOG, menekankan pentingnya diagnosis dini, mengingat akibat yang cukup fatal jika penanganan ditunda terlalu lama. “Dengan diagnosis dan terapi lebih dini, maka kerusakan yang ditimbulkan di dalam dapat diminimalkan. Berbeda jika penyakitnya sudah menyebar, dengan operasi pun kemungkinan timbulnya lagi sangat tinggi. Kerusakan organ kandungan itu dapat menyebabkan kesulitan memiliki anak. Untuk bayi tabung pun, kemungkinan keberhasilan pada pasien endometriosis lebih rendah dan dampaknya lebih banyak. Maka kenali lebih dini, jika mulai sakit haid, segera periksa,” papar Herbert.

Pasalnya, begitu banyak jalur yang dapat terganggu akibat dari endometriosis ini. Mulai dari saluran tuba yang mengempis, cairan dalam rongga perut yang mengandung darah, ketidakramahan terhadap sperma dan sel telur, hingga proses pengambilan sel telur yang terganggu. “Banyak tahapan kehamilan normal yang terhambat karena endometriosis ini,” pungkas dr. Herbert.

Lima Pemicu Endometriosis

1 Dioksin
Beberapa penelitian menunjukkan zat-zat kimia yang berbahaya dan beracun seperti dioksin ditengarai memicu kerusakan sistem imun yang berfungsi membersihkan darah haid. Dioksin banyak terkandung dalam makanan olahan yang menggunakan plastik.

2 Polusi Udara
Data menunjukkan tingkat penderita endometriosis di negara-negara yang kegiatan industri dan polutannya sedikit, cenderung rendah. Sehingga karbon monoksida diduga sebagai salah satu pemicu endometriosis.

3 Genetik
Faktor genetik adalah salah satu pemicu endometriosis. Jika ada ibu, nenek, atau saudara perempuan mengidapnya, maka kemungkinan terkena endometriosis semakin tinggi. Jepang sebagai negara dengan polutan yang rendah dibanding Cina, memiliki angka endometriosis yang sangat tinggi karena faktor genetik yang kuat.

4 Faktor Usia
Endometriosis terjadi pada wanita usia produktif. Semakin panjang waktu sejak menarche (usia awal haid), kemungkinan terkena endometriosis lebih tinggi dibandingkan usia remaja. Endometriosis banyak terjadi pada wanita berusia 20-30 tahun.

5 Jumlah Darah
Semakin banyak darah yang keluar ketika haid, kemungkinan timbul endometriosis semain tinggi karena berpengaruh pada jumlah darah yang tumpah ke rongga panggul. (tabloid nova)

Mengurangi Derita Karena Haid

Sekitar 80% perempuan mengalami beberapa gejala Premenstrual Syndrome (PMS). Dari jumlah itu sekitar 10% mempunyai gejala PMS cukup parah sehingga berdampak pada pekerjaan, gaya hidup atau hubungan sosial secara signifikan.

Gejala PMS yang sering menghantui perempuan antara lain nyeri perut, nyeri payudara, mood yang labil, gampang capek, jerawatan, sakit kepala, mudah marah, sulit konsentrasai hingga gangguan tidur.

Kebanyakan perempuan masih sanggup menahan gejala PMS mereka, sehingga gejala PMS tersebut tidak mengganggu dan mereka dapat hidup sehat serta produktif.

PMS bisa dikurangi dengan melakukan kebiasaan hidup sehat, latihan secara berkala. Latihan yang dapat membantu meringankan gejala PMS seperti aerobik selama 30 menit yang dilakukan seminggu 3-5 kali, berenang, berjalan kaki, dan kegiatan low impact aerobik. Selain untuk mengurangi PMS juga bagus untuk kesehatan cardiovascular, menjaga dan mengurangi berat badan, serta peningkatan percaya diri.

Selain aerobik seperti dilansir dari Health24, Kamis (30/7/2009), sebaiknya juga jangan merokok, hindari alkohol, kafein, meningkatkan asupan karbohidrat yang kompleks, magnesium, seng, vitamin A, vitamin E, vitamin B6, dan dan usahakan setiap hari melakukan relaksasi untuk mengurangi stres.

Hal-hal dasar yang harus dipahami untuk mengurangi gejala PMS, yaitu:

  • Jangan melewatkan makan, untuk menjaga tingkat gula darah Anda, lebih baik makan sedikit tapi sering.
  • Jika Anda premenstrual, kebutuhan kalori anda meningkat 500 kalori perhari.
  • Makanlah makanan ringan dua kali sehari, di luar makanan utama Anda yang tiga kali sehari.
  • Makanlah protein pada saat makan siang dan makan malam.
  • Mengurangi konsumsi lemak dan gula.
  • Minumlah delapan gelas air putih sehari.
  • Pastikan Anda mengkonsumsi setidaknya 3 porsi buah-buahan dan sayuran (terutama sayuran yang hijau) setiap hari.
  • Hindari makan yang mengandung gula dalam jumlah besar (manis, kue dan biskuit).
  • Menjaga konsumsi garam agar tidak berlebihan, sehingga membuat tubuh Anda bisa menahan kandungan air.
  •  Pastikan makanan diet Anda kaya akan magnesium, besi, seng, kromium, dan yang penting fatty acid dan vitamin B, vitamin C, dan vitamin E.
  • Makanlah ikan setidaknya dua kali selama masa PMS.
  • Tingkatkan asupan karbohidrat yang kompleks (misal pasta dan nasi).
  • Hindari kafein yang terdapat di kopi, teh, minuman cola dan coklat. (detikhealth)

10 Cara Alami Redakan Nyeri Haid

Premenstrual Syndrome atau PMS adalah sejumlah gejala yang muncul satu atau dua minggu sebelum periode bulanan wanita dan dapat berlangsung sampai beberapa hari setelah haid berakhir. PMS mempengaruhi 80 persen wanita. Gejala-gejalanya dapat berkisar dari ringan sampai berat dan berbeda pada tiap wanita, namun seringkali berupa;

1. Payudara nyeri dan bengkak
2. Sakit kepala
3. Nyeri atau kram
4. Ngidam Makanan
5. Kembung
6. Depresi dan menangis
7. Merasa sakit dan kelelahan

Ada banyak cara alami untuk mengobati kondisi ini. Seperti dilansir Symptomfind.com, Senin (2/1/2012), berikut adalah obat alami untuk mengatasi nyeri haid.

1. Vitamin B1 dan B2
Menurut sebuah penelitian dari University of Massachusetts, wanita yang rutin mengkonsumsi Vitamin B1 dan B2 mengalami nyeri haid yang lebih ringan. Penelitian ini juga menemukan bahwa hanya mengonsumsi suplemen vitamin ini saja tidak cukup dan sebaiknya mendapat asupannya dari bahan makanan. Artinya, ada beberapa pengaruh yang sinergis antara vitamin dan nutrisi lainnya dalam makanan.

2. Biji-bijian utuh
Beberapa penelitian telah mengkonfirmasi bahwa vitamin B6 yang ditemukan dalam biji-bijian bermanfaat untuk mengurangi gejala PMS. Jadi tidak perlu berhenti memakan karbohidrat selama haid. Namun wanita perlu memastikan bahwa ia memakan seluruh karbohidrat dalam gandum karena karbohidrat dalam makanan olahan dapat membuat gejalanya menjadi lebih buruk.

3. Kalsium dan Vitamin D
Kalsium dan Vitamin D sangat dianjurkan untuk membantu meringankan gejala PMS jika dikonsumsi sejak dini. Sangat penting untuk meminumnya bersama-sama karena vitamin D membantu penyerapan kalsium. Vitamin paling baik diperoleh dari makanan karena dipengaruhi oleh nutrisi lainnya dalam makanan. Dalam hal ini, suplemen juga akan membantu meringankan gejala depresi, kelelahan, dan hilangnya nafsu makan.

4. Chaste Tree Berry
Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam British Medical Journal, chaste tree berry efektif mengurangi perasaan mudah marah, depresi, nyeri payudara, dan sakit kepala. Wanita yang meminum beberapa obat untuk mengatasi gangguan hormon tidak boleh mengkonsumsi chaste tree berry karena dapat berinteraksi dengan obat utama.

5. Magnesium
Magnesium telah lama dipelajari untuk mengurangi gejala PMS dengan hasil yang konsisten menunjukkan bahwa magnesium membantu meringankan gejala gangguan suasana hati yang berhubungan PMS hati seperti depresi dan mudah tersinggung. Jumlah yang disarankan bervariasi bagi tiap individu, namun kisarannya adalah antara 200 - 360 mg 3 kali per hari. Pasien jantung atau ginjal harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi magnesium karena dapat menimbulkan komplikasi.

6. Evening Primrose Oil
Evening primrose oil agak kontroversial efeknya untuk mengatasi nyeri haid. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa bahan ini mungkin efektif, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

7. Akupunktur
Akupunktur telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional Cina. Menurut kepercayaan pengobatan tradisional Cina, masalah kesehatan disebabkan oleh energi yang stagnan dalam tubuh. Meskipun ada sedikit bukti ilmiah mengenai cara kerja akupunktur, penggunaan ribuan tahun menunjukkan bukti yang mendukung keampuhan pengobatan ini.

8. Pijat
Menurut beberapa penelitian dari Touch Research Institute di University of Miami Medical School, pijat efektif mengurangi gejala PMS, terutama gejala depresi dan rasa sakit. Pijat mendorong sirkulasi getah bening dan dapat mengurangi retensi cairan. Perempuan harus minum banyak air untuk membantu membuang kelebihan racun dan cairan dari tubuh setelah pemijatan. Karena pijat adalah teknik non-invasif dan bebas kimia, maka dipastikan aman bagi hampir semua orang.

9. Perubahan pola makan
Perubahan pola makan dapat membantu meringankan gejala fisik PMS. Mengurangi asupan garam bisa membantu meringankan pembengkakan, nyeri payudara, dan pusing. Kurangi kafein untuk membantu mengatasi gejala depresi. Hindari alkohol untuk mengurangi depresi serta sakit kepala dan mual. Meningkatkan asupan air akan membantu meringankan sakit kepala, pembengkakan, dan nyeri otot.

10. Olahraga
Olahraga dapat membantu meringankan nyeri otot, terutama di punggung dan perut bagian bawah, serta membantu mengurangi retensi air. Olahraga juga berguna bagi mereka yang mengalami insomnia selama siklus haidnya. Karena olahraga adalah pembangkit energi alami, maka juga akan membantu meringankan gejala kelelahan. Pastikan untuk tidak berlebihan dalam berolahraga karena beberapa gejala seperti pusing dan mual dapat menjadi lebih buruk karena olahraga.(detikhealth)
 

Popular Posts

Cloud