Tampilkan postingan dengan label Tentang Menstruasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Menstruasi. Tampilkan semua postingan

Ini yang Terjadi Pada Wanita Saat Sedang Haid

Haid atau menstruasi adalah proses rutin yang terjadi pada wanita setiap bulannya. Dalam kondisi tersebut, banyak terjadi perubahan pada tubuh wanita baik secara fisik maupun mental. Apa saja?

Berikut beberapa perubahan yang terjadi pada wanita saat sedang haid, seperti dilansir boldsky, Senin (16/7/2012):

1. Perubahan suasana hati
Ketika seorang wanita sedang menstruasi, perubahan suasana hati biasanya terlihat dengan jelas. Tiga hari pertama menstruasi, saat perdarahan berat terjadi merupakan hari-hari yang paling menjengkelkan bagi wanita. Belum lagi ditambah dengan kram dan nyeri perut yang menyiksa.

2. Jerawat
Wajah berjerawat adalah salah satu masalah kulit paling umum yang dihadapi oleh wanita. Seminggu sebelum menstruasi, banyak wanita mendapatkan jerawat menyakitkan di wajah atau leher. 'Ledakan jerawat' ini dianggap sebagai tanda siklus menstruasi akan datang. Jerawat muncul karena panas dalam tubuh yang meningkat sebelum seorang wanita mulai mendapatkan periode menstruasi.

3. Kurangnya nafsu makan
Ketika sedang menstruasi, perubahan suasana hati akan dapat menurunkan nafsu makan. Tak hanya itu, minat untuk melakukan suatu kegiatan pun juga berkurang.

4. Suara berubah
Menurut banyak penelitian, suara seorang wanita berubah ketika dia sedang menstruasi. Ini didapatkan jika suara wanita direkam baik selama dan setelah menstruasi. Ketika diputar ulang, ditemukan ada perubahan suara wanita ketika dia sedang menstruasi. Kualitas, modulasi dan pitch lebih rendah jika dibandingkan dengan hari biasa.

5. Infeksi kelamin
Pada saat ini, wanita lebih rentan terhadap infeksi di daerah kelaminnya. Pembalut dapat memiliki efek samping juga. Jadi, menjaga kebersihan alat kelamin sangat penting. Ganti pembalut wanita setidaknya setiap 6 jam.

Jika Anda menggunakan pembalut terlalu lama, mungkin akan mengembangkan bau menyengat yang kuat, yang pada gilirannya dapat menyebabkan infeksi. Juga, pembalut wanita adalah rumah bagi bakteri. Jadi ganti dan cuci alat kelamin Anda sesering mungkin.(detikhealth)

Menstruasi Anda, Normalkah?

Menstruasi merupakan satu siklus yang terjadi pada wanita tiap bulannya. Siklus ini umumnya terjadi ketika wanita memasuki usia pubertas (16 tahun) dan sebelum wanita mengalami menopause.

Normalnya, pendarahan menstruasi berlangsung sekitar empat hingga tujuh hari dengan jumlah darah yang keluar lebih kurang 2-8 sendok makan. Seperti ditulis Sri Noor Verawaty dan Liswidyawati Rahayu, S.Si. dalam bukunya 'Merawat & Menjaga Kesehatan Seksual Wanita', satu siklus menstruasi rata-rata 28 hari, namun jika terjadi antara 24-35 hari masih masuk dalam kategori normal.

Siklus tersebut pun bisa berubah-ubah dari bulan ke bulan atau bisa tetap. Beberapa penyebab tidak teraturnya siklus menstruasi antara lain karena stres, penyakit tertentu, gizi buruk atau olahraga yang berlebihan. Meskipun siklus menstruasi yang tidak teratur biasanya dianggap normal, ada hal-hal yang perlu diwaspadai jika ada perubahan yang cukup signifikan. Menstruasi seperti apa yang perlu dikhawatirkan dan segera diperiksakan ke dokter? Sri dan Liswidyawati menguraikan 10 tanda-tanda menstruasi yang tidak normal.

1. Jika usia sudah mencapai 16 tahun tapi belum juga mengalami menstruasi pertama.

2. Periode menstruasi Anda yang biasanya ada tiba-tiba berhenti, padahal tidak hamil.

3. Pendarahan menstruasi berlangsung terlalu lama, hingga lebih dari 7 hari.

4. Panjang siklus menstruasi terpisah lebih lama dari 35 hari atau kurang dari 21 hari, terhitung sejak hari pertama pendarahan menstruasi terjadi hingga ke hari pertama pendarahan di siklus berikutnya.

5. Pendarahan menstruasi sangat banyak hingga Anda harus mengganti pembalut setiap 1 hingga 2 jam sekali.

6. Ada pendarahan yang terjadi di luar jadwal menstruasi biasanya (misalnya siklus menstruasi sudah selesai, namun dua atau tiga hari berikutnya terjadi pendarahan lagi).

7. Mengalami kram berat secara mendadak yang tidak seperti biasanya. Kondisi ini umumnya dialami 50 persen wanita selama 1 atau 2 hari saat menstruasi.

8. Mengalami periode menstruasi yang tidak teratur padahal Anda belum memasuki masa perimenopause (menjelang menopause).

9. Tidak mengalami periode menstruasi selama tiga bulan berturut-turut atau lebih, padahal Anda belum memasuki masa perimenopause.

10. Tidak mengalami periode menstruasi sama sekali padahal Anda masih berada di tahun-tahun reproduksi dan belum menopause. (wolipop)

Menstruasi Pertama Tentukan Risiko Penyakit Kardiovaskular?

Kebanyakan wanita masih bisa mengingat kapan pertama kali mereka mengalami menstruasi. Penelitian menunjukkan bahwa waktu menstruasi pertama wanita mampu menunjukkan seberapa besar risiko mereka terkena penyakit kardiovaskular di masa depan.

Penelitian yang diterbitkan di Journal of Clinical Endocinology & Metabolism ini menemukan bahwa wanita yang mengalami menstruasi lebih awal berisiko memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih besar dan memiliki lingkar pinggang yang lebih besar. Dengan kata lain, wanita yang mengalami menstruasi lebih awal lebih berisiko mengalami obesitas dan penyakit kardiovaskular.

Hal ini ditemukan ilmuwan dari National Heart, Lung, and Blood Institute setelah mengamati 1.638 wanita berusia 40 tahun ke atas. Ilmuwan memberikan tes untuk mengetahui jumlah lemak di bawah kulit wanita, lemak pada bagian perut, serta meminta mereka menuliskan tahun pertama kali mereka mengalami menstruasi.

Seperti dilansir oleh Huffington Post (15/11), ini bukan penelitian pertama yang mengaitkan menstruasi dengan kesehatan. sebelumnya penelitian yang diterbitkan pada April 2011 juga menunjukkan bahwa wanita yang mengalami menstruasi terlalu dini (sebelum usia 10 tahun) memiliki kapasitas paru-paru yang lebih sedikit ketika dewasa.

"Mengetahui saat pertama menstruasi bisa menjadi kesempatan bagi wanita untuk berhati-hati dengan gaya hidupnya agar tak sampai menyebabkan obesitas dan penyakit kardiovaskular," ungkap peneliti.

Menurut hasil penelitian di atas, para wanita setidaknya harus waspada ketika mereka mengalami menstruasi lebih awal dibanding rata-rata wanita usia mereka. Namun, ini bukan berarti wanita yang lebih lambat mengalami menstruasi bisa tenang dan menjalankan gaya hidup sembarangan.(merdeka)



5 Hal Unik Sebelum Menstruasi

Yang jelas, sebelum menstruasi, wanita bisa menjadi lebih agresif dari biasanya. Bisa juga memilih pakaian yang sedikit lebih seksi dan berani. Bukan hanya itu, Anda bisa saja menghabiskan waktu dengan ‘anak nakal’ daripada orang baik-baik.

Semua itu mungkin saja terjadi ketika Anda sedang ovulasi. Ini adalah masa pelepasan telur yang matang dari rahim ke tuba falopi dan siap untuk dibuahi atau juga dikenal sebagai masa subur. Hal-hal yang unik, biasanya terjadi sebelum menstruasi. Beberapa fakta unik yang biasanya muncul sebelum menstruasi, seperti berikut ini dilansir oleh Shine.
  • Memilih baju lebih seksi. Wanita cenderung membeli pakaian yang ketat dan sedikit terbuka. Ini menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Consumer Research. Pakaian wanita yang dipilih lebih ‘berani’, baik dari segi warna, maupun potongan.
  • Menghabiskan waktu dengan ‘anak nakal’. Anda biasanya menolak kencan dengan seorang pria yang tampaknya ‘nakal’. Namun, ketika sedang masa subur, bisa jadi Anda terheran-heran karena Anda bisa dekat dengan mereka. Penelitian menunjukan sekitar 11 hari saat ovulasi, wanita cenderung akan memilih laki-laki yang tidak biasanya untuk kencan.
  • Berbelanja lebih. Fakta ini harus diketahui agar Anda tidak menyesal. Wanita lebih mungkin berbelanja lebih banyak dari biasanya 10 hari sebelum menstruasi. Ini adalah hasil survei di hampir 500 wanita. Alasannya? Wanita mengatasi ketidakstabilan emosi karena fluktuasi hormon dengan berbelanja.
  • Mengenali orang-orang dengan kelainan seksual lebih baik. Menurut sebuah penelitian, wnaita yang sedang dalam masa ovulasi lebih bisa membedakan mereka. Sisi positifnya, wanita bisa mencari pasangannya dengan lebih baik.
  • Lebih sering berfantasi seksual. Wanita lajang memiliki fantasi seksual lebih dari rata-rata saat memasuki masa paling subur dari siklus menstruasi. Pada periode ini, menurut sebuah penelitian dari University of Lethbridge, Kanada, mereka menjadi lebih sering melamun tentang laki-laki, hingga mudah terangsang.(intisari)

Darah Kotor, Haid, dan Bisul

"Idiiih... idiiiih... darah kotor, ya?" Kalimat ini pernah sekali waktu hampir setiap malam muncul dalam tayangan iklan di televisi. Apa iya ada darah kotor? Tulisan ini akan meluruskan pengertian yang menyimpang untuk menghilangkan kekhawatiran sementara kalangan.

Anda yang pernah belajar ilmu hayat tentu mengenal istilah darah bersih dan darah kotor. Keduanya ada pada semua orang! Istilah darah bersih dipakai untuk darah yang mengalir di pembuluh arteri yang mengandung banyak oksigen dan zat nutrisi bagi tubuh. Sementara, darah yang mengalir di pembuluh vena disebut darah kotor karena mengandung lebih sedikit oksigen dan mengandung pelbagai zat buangan dari sel-sel tubuh, terutama CO2. Darah yang mengandung lebih banyak CO2 itu akan dialirkan ke paru-paru untuk "dibersihkan". Setelah "bersih" alias kembali mengandung lebih banyak oksigen, darah dibawa ke jantung yang akan memompakannya ke seluruh tubuh.

Pemahaman yang salah tentang haid juga semakin memperparah kesalahkaprahan. Ada pengertian di masyarakat bahwa haid adalah upaya tubuh untuk mengeluarkan "darah kotor" dari tubuh. Seorang wanita yang menggunakan kontrasepsi suntikan, umumnya merasa khawatir kalau tidak haid, "darah kotor" akan menumpuk di tubuh dan menimbulkan penyakit.

Yang benar, darah haid bukanlah "darah kotor" yang harus dibuang. Warnanya yang lebih gelap, kadang ditambah dengan adanya gumpalan, adalah karena darah itu bercampur dengan jaringan permukaaa dalam rahim yang luruh secara berkala setiap bulan. Ini justru merupakan proses alami yang menandakan bahwa sistem hormon wanita itu berfungsi baik.

Bila Anda menggunakan kontrasepsi suntikan atau susuk, haid memang tidak akan muncul tiap bulan karena sistem hormon Anda berada di bawah pengaruh kontrasepsi yang sengaja diberikan untuk menekan kesuburan. Peluruhan jaringan rahim memang tidak terjadi sehingga tidak ada darah haid. Sebaliknya, bila Anda tidak menggunakan kontrasepsi tetapi haid pun tidak muncul Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Mitos lain menggunakan istilah "darah kotor" untuk menggambarkan apa yang disebut nanah. Dalam mitos itu dipercaya bahwa bila darah kita kalah berperang melawan kuman penyakit maka sakitlah kita dan darahnya menjadi "kotor" seperti yang terdapat pada bisul atau luka.

Tampaknya inilah yang dimaksud dengan "darah kotor" dalam iklan TV itu. Sebab, ternyata yang ingin diinformasikan adalah obat bisul, jerawat, gatal-gatal, dan biang keringat. Tak jelas, apakah iklan itu perwujudan dari kerancuan tentang istilah "darah kotor" atau memang memanfaatkan kerancuan itu sebagai taktik dagang. Yang jelas, bisul, jerawat, gatal-gatal, biang keringat, bukan disebabkan oleh darah kotor karena memang tak ada darah yang kotor.

Memang benar, ada komponen darah kita yang bertugas "bertempur" melawan kuman tetapi kuman tidak akan membuat darah menjadi kotor. Yang benar, bila kebersihan diri (higienis) tidak terpelihara, khususnya kulit, banyak masalah dapat terjadi. Karena kotoran paling mudah melekat pada rambut dan pangkalnya, maka bagian itu menjadi pintu masuk (port d'entre) kuman untuk menimbulkan infeksi pada bagian kulit yang lebih dalam sehingga timbullah bisul.

Yang perlu dicermati adalah cara merawat berbagai kelainan kulit itu. Koreng dan eksem yang basah bernanah mungkin memerlukan kompres basah, sedangkan kelainan yang bersifat kering dapat diobati dengan krim. Mintalah dokter Anda menjelaskan cara mengompres yang benar sebab pengompresan yang salah dapat menyebabkan luka tak kunjung mengering. Kelainan kulit yang sudah mengering dapat diobati dengan krim atau salep.

Bisul biasanya akan sembuh sendiri. Bila bisulnya pecah yang perlu dilakukan hanya membersihkan nanahnya dengan larutan antiseptik. Sisa bisulnya akan sembuh sendiri. Jadi jelas, tak ada darah kotor, tidak ada juga penyakit darah kotor, yang ada hanyalah kebersihan diri yang buruk yang mengundang penyakit. (intisari)

Siklus Menstruasi Normal

Siklus Menstruasi Normal

Siklus menstruasi adalah serangkaian perubahan tubuh  untuk mempersiapkan kehamilan dan masa puber telah menjadi dewasa bagi seorang wanita . Sebulan sekali, rahim tumbuh sebuah lapisan, baru menebal (endometrium) yang dapat sel telur. Ketika tidak terjadi pembuahan, maka siklus haid akan terjadi. . Ini adalah bulanan perdarahan menstruasi (disebut juga periode menstruasi atau haid) yang diperoleh dari tahun-tahun awal remaja sampai akhir periode menstruasi sekitar usia 55 saat ( menopause ).

Sistem reproduksi wanita.

Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama perdarahan haid, Hari 1, hingga selesai . dengan perdarahan berikutnya menstruasi . Meskipun 28 hari adalah panjang siklus rata-rata, itu adalah normal untuk memiliki siklus yang lebih pendek atau lebih lama.

Siklus Seorang remaja masih belum teratur bisa menjadi panjang (hingga 45 hari), bisa lebih pendek selama beberapa tahun pertama

Antara usia 25 dan 35, siklus kebanyakan wanita adalah mulai normal dan teratur. biasa, berlangsung 21 sampai 35 hari.
   
Sekitar usia 40 sampai 42, siklus cenderung terpendek dan paling teratur. Hal ini diikuti oleh 8 sampai 10 tahun lagi, siklus kurang dapat diprediksi sampai menopause .

Fase-fase siklus menstruasi  oleh perubahan hormon.

Periode Menstruasi

Pada hari 1 dari siklus, lapisan menebal ( endometrium ) rahim mulai menebal. Menstruasi menrontokan dinding rahim, dan terjadi perdarahan menstruasi dari vagina . Periode menstruasi normal dapat berlangsung 4 sampai 6 hari.

Sebagian besar  darah haid terkuras, karena terjadi haid selama 3 hari pertama. Hal ini juga mengakibatkan rasa kram nyeri di panggul, kaki, dan punggung. Kram terjadi antara ringan sampai parah. Kram adalah kontrak rahim, membongkar darah haid yang menebal pada endometrium . Secara umum, gejala pramenstruasi yang telah rasakan sebelumnya haid akan hilang selama hari-hari pertama dari siklus

Folikel fase

Selama fase folikuler, sebuah folikel telur pada ovarium akan siap untuk melepaskan telur. Biasanya, satu telur dilepaskan per siklus. Proses ini bisa pendek atau panjang dan memainkan peran terbesar dalam berapa lama siklus . Pada saat yang sama, rahim mulai tumbuh sebuah endometrium baru untuk mempersiapkan untuk kehamilan.

Hari terakhir dari fase folikular, ditambah ovulasi hari, Adalah masa subur . Bila terjadi pembuahan ada kesempatan untuk hamil jika tidak mengunakan program KB

Luteal (premenstrual) fase

Fase ini dimulai pada ovulasi hari, hari telur dilepaskan dari folikel telur di ovarium. Hal ini dapat terjadi setiap saat dari Hari 7 Hari 22 dari siklus menstruasi normal. Selama ovulasi, beberapa wanita memiliki kurang dari satu hari bercak merah nyeri panggul atau lebih rendah atau ketidaknyamanan (mittelschmerz). Tanda-tanda ovulasi yang normal.

Jika sel telur dibuahi oleh sperma dan kemudian implan dalam (menempel) endometrium, kehamilan dimulai. (Kehamilan ini adalah tanggal dari Hari 1 dari siklus menstruasi.)

Jika telur tidak dibuahi atau tidak implan, endometrium mulai rusak.

Setelah tahun-tahun remaja dan sebelum perimenopause di 40-an, fase luteal Anda sangat diprediksi. Ini biasanya berlangsung 13 sampai 15 hari, dari ovulasi sampai perdarahan menstruasi mulai siklus baru. Periode 2-minggu juga disebut “pramenstruasi” periode.

Banyak wanita memiliki semua gejala pramenstruasi selama atau bagian dari fase luteal. Kemungkinan merasa tegang, marah, atau emosional. pertambahan berat badan dan merasa kembung. Atau mungkin payudara menjadi tegang atau jerawat . Sebelum menstruasi, mungkin mulai terasa sakit (kram) pada perut, punggung, atau kaki. Adalah normal untuk mengalami kurang energi saat ini. Beberapa wanita juga memiliki sakit kepala, diare atau sembelit, mual, pusing, atau pingsan .

Siklus Menstruasi Remaja

Menarche (katakanlah “MEN-ar-kee”) adalah periode pertama menstruasi seorang gadis. Periode pertama biasanya terjadi setelah payudara, rambut kemaluan, dan rambut ketiak mulai tumbuh. Menarche adalah tanda tumbuh dewasa dan menjadi seorang wanita. Itu bisa terjadi sedini usia sekitar 9 atau sampai dengan usia 15. Beberapa periode pertama biasanya bercak dan tidak teratur. Sekitar 2 dari 3 perempuan memiliki pola yang teratur periode menstruasi dalam waktu 2 tahun menarche. Selama masa remaja, masa dapat menjadi lebih lama dan lebih berat.

Periode pertama menstruasi disebut menarche (katakanlah “MEN-ar-kee”). Hal ini biasanya dimulai kira antara usia 11 dan 14. 1 Tetapi hal ini bisa terjadi sejak usia 9 atau akhir 15. Jika Anda adalah seorang gadis remaja, belum mulai mengalami haid pada usia 15. Menarke adalah tanda tumbuh dewasa dan menjadi seorang wanita. Seiring dengan mulai menstruasi, tubuh berubah. Anda telah mulai mengembangkan payudara, kemaluan rambut, dan rambut ketiak. Dan pinggul telah mulai melebar. Menarche juga berarti bahwa jika sudah bisa memproduksi sel telur. dan, bisa m hamil . Anda bahkan bisa hamil dalam satu bulan sebelum menstruasi pertama dimulai.

Permulaan terjadi haid

Pada hari-hari permulaan terjadi haid, ada kemungkinan merasa tegang atau emosional. mungkin m berat badan ada lebih dan merasa kembung. Anda mungkin memiliki rasa sakit (kram) pada perut, punggung, atau kaki yang berlangsung beberapa jam atau lebih. Payudara mungkin menjadi kaku dan wajah berjerawat .

Ketika mulai mengalami haid pertama terlihat titik darah pada pakaian dalam. atau ketika berada dalam kamar mandi. Aliran darah dari Vagina biasa hanya jumlah sedikit dan mungkin lebih banyak untuk beberapa hari sebelum berakhir. Darah dapat menjadi warna kecoklatan pada awalnya dan kemudian berubah menjadi merah cerah. Periode biasanya akan berlangsung 3 sampai 7 hari setiap bulan.

Menstruasi, Apakah itu?

Menstruasi – artinya mulai mengalami haid – adalah bagian dari siklus reproduksi wanita yang dimulai ketika wanita menginjak dewasa secara seksual pada saat masuk pubertas.

Selama periode menstruasi, seorang wanita mengeluarkan darah dari rahimnya (rahim) melalui vagina. Ini berlangsung selama dari tiga sampai tujuh hari. Setiap bulan dimulai kira-kira setiap 28 hari jika wanita tidak hamil selama mengalami siklus.

Mengapa ada menstruasi?

Menstruasi adalah proses yang secara alami pada wanita yang terjadinya pertumbuhan hormon yang berbeda dari , organ intim wanita itu dan otak.

Organ seks seorang wanita terdiri dari dua indung telur, saluran telur, uterus (rahim) dan vagina. Ovarium berisi telur guna pembuahan pada rahim. Pada setiap haid dan bualanan., telur tunggal biasanya akan matang dan dewasa karena produk hormon yang beredar dalam aliran darah.

Ketika telur matang itu diruntuhkan dari ovarium dan mengalir melalui saluran telur ke dalam rahim. Lapisan uterus dan, endometrium telah menjadi tebal oleh produk hormon dan siap untuk menerima telur yang dibuahi.

Bila sel telur dibuahi maka setiap wanita menjadi hamil, dan melekat kedinding endometrium. Jika telur tidak dibuahi,maka akanmengalami haid, karena runtuhnya dinding endomtrium yang menebal,menyebabkan terjadinya menstruasi.

Pengeluaran menstruasi terdiri dari endometrium itu sendiri, bersama-sama dengan darah segar yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang sangat halus dalam endometrium karena melepaskan diri dari bagian dalam rahim.

Jumlah darah yang hilang karena periode bulanan normal biasanya kurang dari 80ml.

Kapan menstruasi ?

Anak perempuan mulai mengalami menstruasi ketika berada sekitar 10 sampai 14 tahun. Usia rata-rata adalah sekitar 12. Wanita akan terus mengalami menstruasi hingga usia 45 sampai 55, Sampai saat memasuki usia menopause. Seorang wanita akan mengalami sekitar 500 periode dalam hidupnya.

 Bila ovulasi dipastikan?

Ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 hari setelah hari pertama dimulainya periode, namun waktu yang tepat sangat bervariasi dari wanita dan wanita lain. Beberapa wanita tahu ketika sedang berovulasi karena bisa merasakan sedikit sakit di perut bagian bawah. Wanita lain mungkin sedikit berdarah di tengah siklus.

Keputihan juga berubah pada ovulasi. Hal ini meningkatkan dalam jumlah dan menjadi lebih berair karena perubahan hormonal. Ini adalah salah satu cara bahwa wanita yang ingin mempraktekkan keluarga berencana alami (NFP) dengan menggunakan tes lendir dapat mengetahui apakah aman untuk melakukan hubungan seks atau tidak.

Wanita yang tidak mengalami gejala seperti selama ovulasi dapat mengetahui ketika sedang berovulasi dengan mengambil suhu tubuh. Hal ini akan naik sebesar 0,5 derajat Celcius ketika ovulasi terjadi. Untuk mengukur suhu secara efektif, harus diambil pada waktu yang sama setiap pagi sebelum turun dari tempat tidur.

Suhu badan yang diambil dari berbagai bagian tubuh seperti mulut, di bawah lengan, di telinga atau di dalam rektum semua akan memberikan pengukuran yang sedikit berbeda. Untuk alasan ini, penting untuk memilih satu lokasi dan menentukan daerah yang pasti.. Saat memeriksa suhu, kenaikan dapat terjadi karena berbagai alasan dan, karenanya, tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya metode untuk mendeteksi ovulasi.

Pengaruh pada menstruasi

Seperti dijelaskan di atas, menstruasi adalah proses yang sangat kompleks yang melibatkan hormon yang berbeda, organ seksual dan sistem saraf.

Pertama peranan penting dari hormon yang mengatur menstruasi. Jika hormone tidak seimbang, siklus juga akan terpengaruh. Jika periode seorang wanita yang sangat tidak teratur, ia dapat meminta dokter untuk mengukur hormon dalam darah untuk mengetahui apakah hormonnya tidak seimbang. Ini akan memberikan indikasi jelas , apakah ada masalah hormonal. Apa dalam keadaan  ’normal’ karena banyak variasi yang berhubungan dengan hormon wanita, tes darah bukan merupakan ukuran yang sangat baik dari apa yang dapat dianggap ketidakseimbangan jauh lebih nyata dalam siklus wanita.

Besar juga Pengaruhi keseimbangan hormon pada menstruasi. Jika seorang wanita kurus, hormonnya akan kurang berkembang dengan benar dan periode nya mungkin berhenti sama sekali. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa obesitas dapat menpengaruhi hormon tidak seimbang dan membuat lebih sulit bagi perempuan untuk hamil. Stres juga mempengaruhi hormon. Banyak wanita menemukan bahwa jika ada masa yang menguatirkan tentang sesuatu, itu dapat mempengaruhi menstruasi. Dalam beberapa kasus, periode wanita benar-benar bisa berhenti jika dia sangat khawatir tentang apakah dia hamil.

Olahraga teratur dan tetap fit dan sehat dapat membantu mengatur siklus menstruasi. Di sisi lain, berolahraga terlalu banyak dan terlalu menekankan tubuh dapat terjadi efek negatif terhadap hormon berhentinya menstruasi.

Berbagai gejala menstruasi

Tingkat ketidaknyamanan yang dialami selama menstruasi bervariasi dari wanita dengan wanita. Beberapa tidak pernah terganggu oleh periode , sedangkan yang lain , sangat terpengaruh oleh gejala yang tidak menyenangkan.

 Ini termasuk:

    Nyeri di perut
    Nyeri pada vagina
    Merasa tidak sehat mual
    Diare
    Berkeringat
    Kelelahan

Hal yang dapat Anda lakukan untuk meringankan gejala


Ada beberapa hal yang meringankan rasa tidak nyaman:


  •     Saat menstruasi, tidaki minum minuman berkafein seperti kopi, teh, cola atau kakao.
  •     Menghindari stres. Relaksasi dan pijat.
  •     Berolahraga.
  •     Menjaga perut  dengan menhangatkan.
  •     Menggunakan obat penghilang rasa sakit.
Apa penyebab menstruasi yang menyakitkan?
  • Kontraksi rahim yang sama dengan yang dirasakan saat melahirkan disebabkan oleh hormon prostaglandin.
  • Rasa sakit dapat disebabkan latasi serviks ketika darah dan jaringan yang mengalir dari dalam rahim.
  • Rasa sakit dapat disebabkan oleh infeksi sebelumnya atau radang rahim, atau tumor jinak di dalam rahim.
Dalam beberapa kasus, periode yang menyakitkan adalah keturunan. Jika seorang wanita memiliki periode yang menyakitkan, putrinya kemudian dapat dipengaruhi dengan cara yang sama.

Mengapa periode menstruasi beberapa perempuan berhenti sama sekali (amenorea)? 

Periode dapat berhenti untuk beberapa alasan. Yang paling umum adalah:
  • Kehamilan.
  • Prematur menopause ( berusia awal dua puluhan).
  • Penurunan berat badan.
  • Beberapa bentuk pengobatan termasuk pil kontrasepsi atau suntikan.
  • Penyalahgunaan narkoba.
  •  Stres.
  • Ketidakseimbangan hormonal seperti kelenjar tiroid kurang aktif atau kelebihan produksi hormon yang disebut prolaktin.
  •  Suatu kondisi yang disebut ovarium polikistik adalah penyebab umum menstruasi yang tidak teratur atau tidak ada.
Pengobatan yang disarankan akan tergantung pada diagnosis. Jika tidak yakin tentang mengapa menstruasi berhenti, Penting mencari nasihat dari dokter Anda. Investigasi biasanya melibatkan tes darah untuk mengukur kadar berbagai hormon dalam tubuh Anda.

Tidak teratur, jarang terjadi periode (oligomenorrhoea)


Periode sering atau sedikit dan jarang normal ketika seorang wanita muda mulai mengalami haid, dan juga saat seorang wanita menjelang menopause. Ini normal karena mereka tidak memproduksi telur setiap bulan.

Banyak wanita mengalami satu atau dua periode tidak teratur setiap enam bulan. Hal ini tidak biasanya disebabkan oleh kondisi kelainan, namun, banyak wanita mencari kepastian dari GP atau dokter kandungan.

Penyebab paling umum dari periode jarang adalah suatu kondisi yang disebut ovarium polikistik. Ini adalah kondisi umum yang mempengaruhi sebanyak 10 persen perempuan, di mana sejumlah besar kista sangat kecil (kurang dari 1 cm) pada ovarium muncul berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon.

Kondisi ini dalam ovulasi yang tidak teratur dan dengan demikian periode biasanya jarang terjadi. Diagnosis ovarium polikistik dibuat berdasarkan satu atau lebih tes darah untuk mengukur hormon, sebuah panggul USG dari ovarium sering diambil sebagai tes tambahan.

Pengobatan hanya diperlukan jika ada kekhawatiran tentang ketidakteraturan periode atau jika seorang wanita mengalami kesulitan hamil.

Memahami Menstruasi

Gambaran haid normal adalah terjadi siklus setiap sebulan sekali, kisaran normalnya setiap 21-40 hari sekali, lamanya 1-10 hari, dan jumlah darah yang keluar 1-6 pembalut sehari. “Ini kriteria haid yang normal. Gambaran darah haid yang normal adalah ada jaringan lendirnya, karena luruhnya dinding rahim,” jelas dr. Dewi Prabarini, Sp.OG , spesialis kebidanan dan kandungan dari Brawijaya Women and Children Hospital .

Beda haid dengan perdarahan adalah penampakan darahnya. Darah akibat perdarahan berwarna merah segar mengalir, seperti kalau tersayat pisau. Sementara darah haid akan menetes, terdapat gumpalan lendir kental, dan warnanya merah marun. Untuk mengetes, bisa dilap memakai tisu dan dilihat, ada gumpalan atau tidak. “Jumlah darah yang keluar juga harus diperhatikan. Ukuran normalnya adalah 1-6 pembalut atau 35-50 cc per siklus. Lebih atau kurang dari itu berarti tidak normal,” lanjut Dewi.

Usia Menarche


Siklus haid yang normal paling sedikit 15 hari. Kalau belum 15 hari sudah berdarah lagi, berarti tidak normal. Atau sebaliknya, 2-3 bulan tidak haid, berarti tidak normal. Usia menarche  atau usia awal haid yang normal adalah usia pubertas, paling muda usia 8-10 tahun dan paling lambat 17-18 tahun. Dua atau tiga tahun sebelum haid normal, biasanya sudah muncul tanda-tanda seperti rambut pubis dan rambut halus mulai ­muncul, ­payudara mulai tumbuh. Setelah itu, baru seorang wanita mendapat haid.

Dua sampai tiga tahun pertama menarche , haid boleh tidak teratur. Tapi, kalau haid lebih dari 15 hari terus menerus, harus diobati. Pasalnya, darah haid bisa menyebabkan infeksi. Darah yang keluar terus menerus di vagina akan membuat kuman di daerah ini mendapat pasokan makanan, sehingga bisa menimbulkan infeksi. 

Ada beberapa faktor yang memengaruhi usia menarche , di antaranya berat dan tinggi badan, makanan junk food  yang membuat anak lebih cepat tumbuh, dan sudah tercapainya umur (biasanya 8-10 tahun) atau berat badan 40 kg. “Kalau ini sudah tercapai dan kadar lemak sudah cukup untuk memproduksi hormon estrogen, ya sudah bisa haid,” jelas Dewi.

Faktor kedua adalah faktor keturunan. Misalnya, jika ibunya mendapat haid pertama di usia yang relatif muda, maka anak pun bisa jadi mendapat haid di usia yang juga relatif muda, sama halnya seperti menopause. Faktor lainnya yang memengaruhi adalah pengetahuan anak mengenai seks yang lebih dini. "Anak-anak sekarang, kan, sudah bisa browsing melalui internet," lanjutnya.

Nyeri Haid

Ada beberapa jenis gangguan haid, antara lain haid yang terlalu singkat atau terlalu lama (siklus), atau darah yang keluar terlalu sedikit atau terlalu banyak (jumlah). “Sedikit banyaknya jumlah haid tergantung dari jumlah darah yang rontok dari dinding rahim,” jelas Dewi.

Normalnya, jumlah darah yang keluar saat haid adalah 35 - 50 cc per satu siklus. Kalau kelebihan, bisa disebabkan hormon yang tidak seimbang. Pada wanita yang sudah berkeluarga, bisa karena pemakaian IUD yang membuat rahim membesar, sehingga darah yang keluar banyak. Bisa juga karena penebalan dinding berlebihan, atau karena myom atau kista. Sementara kalau jumlah darah haid yang keluar kurang, bisa jadi karena anemia (kurang darah).

“Tapi, yang paling banyak dialami perempuan sebetulnya adalah gangguan nyeri haid. Padahal, haid yang normal seharusnya tidak sakit. Kalau sakit, ya, sebaiknya diobati. Kapan sakitnya, bagaimana sakitnya? Kalau sebelum haid biasanya karena premenstrual syndrome ,” lanjut Dewi.

Gangguan haid juga bisa jadi merupakan gejala dari penyakit atau gangguan tertentu. Yang paling banyak adalah gangguan ketidakseimbangan hormon (hormone imbalance ). Misalnya, terlalu banyak hormon estrogen. Kalau darah haid yang dikeluarkan terlalu banyak, maka rahim otomatis juga menguras berlebihan, sehingga sakit. "Kalau hormonnya berlebihan, kontraksi rahim pun berlebihan, sehingga lama-lama bisa menjadi kista," lanjut Dewi.

Benarkah Haid?

Penanganan gangguan haid tergantung penyebabnya. Menurut Dewi, yang harus dipastikan adalah apakah darah yang keluar itu darah haid atau bukan. Kadang-kadang, pasien mengatakan bahwa darah yang keluar adalah darah haid, padahal ternyata bukan. “Bisa jadi itu keputihan berdarah, luka karena polip, atau luka pada dinding vagina. Jadi, harus didiagnosa dulu penyebabnya, baru diobati,” lanjutnya.

Jika gangguannya sekedar gangguan hormonal (dysfunctional uterine bleeding /DUB), biasanya dokter akan mengatur siklus haid (siklik) supaya teratur. “Kalau ada kelainan anatomi, ya, diperbaiki. Misalnya ada tumor, kista, atau myom . Seberapa besar, perlu dioperasi atau tidak, dan sebagainya.”

Yang tak kalah penting adalah kebersihan vagina yang harus ekstra dijaga pada saat haid. Prinsip kebersihan vagina adalah bersih dan kering. “Kering sangat penting, karena ketika haid, kan pakai pembalut terus. Vagina itu seperti tabung sepanjang 9 cm. Kalau ditutupin terus dengan pembalut jadinya lembab, dan bisa menimbulkan keputihan karena jamur,” jelas Dewi.

Makanya, pembalut sebaiknya rutin diganti setiap 3-4 jam. Kalau sudah selesai haid, tidak perlu memakai pembalut yang tebal, cukup pembalut yang tipis saja. Kalau haid sudah bersih, tidak perlu memakai panty liner , cukup memakai celana dalam berbahan katun yang berpori. “Pemakaian pembersih yang mengandung antiseptik juga tidak boleh. Sebaiknya gunakan pembersih dengan pH balance , atau cukup menggunakan air bersih mengalir,” kata Dewi. (tabloid nova)

Normalkah Menstruasi Anda?

Tahukah Anda berapa lama durasi menstruasi normal sekali periode? Atau benarkah rasa nyeri yang menyertai menstruasi adalah pertanda ada hal yang salah dengan reproduksi wanita? Kendati sudah setiap kali mengalami,  tak menjadikan wanita paling memahami siklus menstruasinya. Berikut beberapa hal soal menstruasi yang patut diketahui, dirangkum dari beberapa sumber.

Berapa lama menstruasi?

Cobalah mulai mencatat, berapa lama Anda mengalami menstruasi setiap kali siklus? Apakah selama 2 hingga 3 hari, 3 hingga 5 hari, atau 6 hingga 7 hari.

Berdasarkan kacamata medis, durasi menstruasi paling umum berlangsung 3 hingga 5 hari. Namun durasi menstruasi 2 hingga 7 hari dikatakan masih masuk dalam ambang normal. Jika Anda mengalami menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu dan berubah dari biasa, sebaiknya hubungi dokter kandungan untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Berapa banyak darah menstruasi?

Tahukah Anda, berapa banyak darah menstruasi normal dikeluarkan wanita per periode? Jawabnya adalah 2 sendok makan.  Kendati  tak mudah mengukur berapa banyak Anda kehilangan darah,  beberapa wanita dapat merasakan ketika menstruasi mereka cenderung banyak. Jika aliran darah cenderung berlebihan, cobalah ganti pembalut setiap jam atau beberapa jam sekali. Jika Anda melihat adanya gumpalan besar, konsultasikan pada dokter kandungan Anda.

Mengapa tidak datang bulan?


Apakah ‘tidak datang bulan’ berarti hamil atau ada yang salah? Belum tentu. Datang bulan yang datang terlambat atau tidak datang bulan rutin memang dapat terjadi pada wanita muda di awal-awal menstruasi. Sedangkan hal lain seperti stres, kehilangan berat badan drastis, dan berolahraga terlalu berat, juga dapat membuat menstruasi menjadi tak teratur.

Beberapa alat pencegah kehamilan juga dapat menyebabkan menstruasi berhenti. Bicarakan dengan dokter kandungan jika siklus menstruasi Anda tiba-tiba berhenti atau terlambat.

Apakah nyeri saat menstruasi itu normal?

Beberapa orang kerap merasa nyeri saat jelang menstruasi. Nyeri saat menstruasi biasanya dirasakan di perut, punggung (bawah) maupun keduanya.

Jika Anda mengalami nyeri menstruasi yang intens dan tak henti-henti, segeralah berkonsultasi pada dokter kandungan. Nyeri menstruasi yang tak kunjung henti pada daerah panggul dapat mengindikasikan gejala gangguan reproduksi serius, seperti endometriosis (pertumbuhan jaringan tak normal di bagian luar rahim).

Apakah wanita yang serumah datang bulan bersamaan? 


Beberapa orang percaya, wanita yang hidup serumah dapat mengalami siklus menstruasi bersamaan atau “menstrual synchrony ”. Sayangnya, fakta ini belum terbukti secara ilmiah. 

Berapa siklus normal menstruasi?

Banyak wanita memiliki siklus menstruasi yang bervariasi satu dengan lainnya. Ada yang mengalami menstruasi setiap 21 hari sekali, 28 hari sekali dan 35 hari sekali. Namun manakah siklus menstruasi yang normal?

Para wanita kerap mengalami siklus menstruas 21 hingga 35 hari sekali. Pada wanita yang masih muda atau remaja, siklus menstruasi dapat terjadi tak teratur dan bervariasi antara 21 hingga 45 hari sekali. Namun tak ada salahnya mencatat siklus bulanan Anda mulai sekarang pada kalender di rumah. Ini akan membantu dokter kandungan mengetahui apakah ini siklus yang normal bagi Anda. 

Apa yang membuat menstruasi terasa lebih buruk?

Sebuah penelitian di tahun 2010 menemukan jika wanita yang merasa sangat stres memiliki risiko di atas dua kali lipat mengalami perburukan saat menstruasi. 

Jika mengalami perdarahan diluar siklus menstruasi berarti ada gangguan?

Belum tentu demikian. Namun sebaiknya Anda segera menemui dokter kandungan untuk menemukan penyebab sebenarnya. Perdarahan diluar siklus menstruasi dapat disebabkan berbagai hal, hanya beberapa saja yang mengarah pada gangguan serius.

Normalkah mengalami gumpalan atau mengeluarkan gumpalan saat menstruasi?

Banyak wanita mendapati gumpalan darah, atau penggumpalan darah saat menstruasi. Ini dapat terjadi  dari waktu ke waktu, khususnya pada hari-hari dengan aktivitas berat menjelang menstruasi. Jika gumpalan yang terjadi berukuran besar, atau darah yang dikeluarkan hingga memenuhi pembalut  hingga Anda perlu mengganti pembalut setiap dua atau tiga jam, hubungi dokter Anda.

Dapatkah hamil saat menstruasi?

Banyak orang percaya, berhubungan intim saat masih menstruasi tidak akan membuat hamil. Sayangnya, tidak demikian faktanya. Perempuan bisa hamil kapan saja selama siklus menstruasi terjadi. Kendati dikatakan,  kemungkinan hamil akan lebih besar ketika wanita mengalami ovulasi (yakni 10 hingga 16 hari sebelum menstruasi berikutnya).

Apakah  darah coklat ketika menstruasi itu normal?

Warna darah yang dikeluarkan saat menstruasi bervariasi, mulai dari merah segar hingga coklat gelap, dan ini masih dalam batas normal. Dan, warna yang berbeda juga dapat terjadi pada satu periode menstruasi.

Apa yang dapat meringankan gejala PMS (premenstrual syndrome )?

Faktanya, wanita yang rutin melakukan aerobik, bersepeda 30 menit, jalan cepat maupun berlari dapat mengurangi risiko terjadinya gejala PMS. Makanan kaya kalsium dan karbohidrat kompleks juga dikatakan dapat membantu meredakan gejala PMS. Beberapa ahli juga menyarankan para wanita mencukupi kebutuhan tidur, menghindari kafein dan alkohol serta mengurangi konsumsi garam, lemak, dan gula untuk mengurangi risiko PMS. (tabloid nova)

Sekilas Tentang Menstruasi

Apakah Menstruasi atau Haid Itu?
Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi. Menstruasi pasti akan terjadi pada semua wanita yang normal.

Apakah Siklus Menstruasi Itu?
Siklus menstruasi adalah jarak antara satu menstruasi ke menstruasi berikutnya. Siklus ini biasanya berlangsung kurang lebih 28 hari (antara 21-35 hari).

Berapa Lama Menstruasi Berlangsung?
Biasanya, lamanya menstruasi bisa berbeda-beda, umumnya berkisar antara 3 sampai 10 hari. Tapi, rata-rata wanita mengalaminya selama 5-7 hari. Tetapi ada juga wanita yang mengalaminya selama 4 hari hingga 6 hari.

Mengapa Timbul Sakit atau Kram Perut Saat Menstruasi?
Sakit perut menjelang atau pada saat menstruasi, merupakan akibat dari kontraksi otot perut ketika mengeluarkan darah dari dalam rahim. Sebagaimana kontraksi otot pada bagian tubuh yang lain, otot rahim yang telah bekerja sangat intens ini pun akan mengalami ketegangan (kram), dan kondisi ini menyebabkan nyeri.

Bagaimana Cara Mengurangi Sakit atau Kram Perut itu?

  • Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa perut atau pinggang bagian belakang).
  • Mandi air hangat, dapat ditambahkan minyak aroma terapi untuk relaksasi.
  • Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi.
  • Menggosok-gosok perut/ pinggang yang terasa nyeri.
  • Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah. Ini bisa membantu relaksasi otot rahim, sehingga nyeri mereda.
  • Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi

Seputar Menstruasi Yang Perlu Anda Ketahui

Menstruasi adalah pendarahan bulanan wanita. Bila terjadi menstruasi, artinya rahim telah siap untuk dibuahi.. Darah menstruasi mengalir dari rahim melalui lubang kecil di leher rahim dan melewati keluar dari tubuh melalui Vagina . Kebanyakan periode menstruasi terakhir dari 3 sampai 5 hari.

Apakah siklus menstruasi?

Ketika periode (menstruasi) datang secara teratur, ini disebut siklus menstruasi. Siklus menstruasi yang teratur merupakan tanda bahwa bagian-bagian penting dari tubuh bekerja secara normal. Siklus menstruasi menyediakan bahan kimia tubuh yang penting, yang disebut hormon, untuk membuat tubuh sehat. Hal ini juga mempersiapkan tubuh untuk kehamilan setiap bulan. Sebuah siklus dihitung dari hari pertama periode 1 untuk hari pertama periode berikutnya. Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari panjang. Siklus dapat berkisar dari 21 sampai 35 hari pada orang dewasa dan dari 21 sampai 45 hari di remaja muda.

Naik turunnya kadar hormon selama sebulan mengontrol siklus menstruasi.

Apa yang terjadi selama siklus menstruasi?

Pada pertengahan pertama dari siklus, tingkat estrogen ( “hormon “) mulai bangkit. Estrogen memainkan peran penting dalam menjaga kesehaant, terutama dengan pembentukan tulang yang kuat dan untuk posisi tubuh kuat seiring bertambahnya usia. Estrogen juga membuat lapisan rahim (rahim) tumbuh dan menebal. Ini lapisan rahim adalah tempat yang akan memelihara embrio jika terjadi kehamilan. Pada saat yang sama lapisan rahim berkembang, telur, atau sel telur, di salah satu indung telur mulai matang. Pada sekitar hari ke-14 dari siklus 28-hari rata-rata, telur meninggalkan ovarium. Ini disebut ovulasi.

Setelah telur telah meninggalkan ovarium, ia bergerak melewati tuba fallopi ke rahim. Kadar hormon meningkat dan membantu mempersiapkan lapisan rahim untuk kehamilan. Seorang wanita yang paling mungkin untuk hamil selama 3 hari sebelum atau pada hari ovulasi. Perlu diingat, wanita dengan siklus yang lebih pendek atau lebih lama dari rata-rata mungkin ovulasi sebelum atau setelah hari ke-14.

Seorang wanita menjadi hamil jika sel telur dibuahi oleh sel sperma pria dan menempel pada dinding rahim. Jika telur tidak dibuahi, ia akan pecah. Kemudian, tingkat hormon turun, dan lapisan rahim menebal adalah dinding rahim selama periode menstruasi.

Apa yang dimaksud dengan periode menstruasii?

Selama masa menstruasi , lapisan rahim menebal dan darah akan runtuh mmengalir keluar melalui vagina. Periode bulanan tidak sama pada setiap bulan. Ini juga berbeda dari periode wanita lainnya. Periode dapat ringan, sedang, atau berat dalam hal berapa banyak darah keluar dari vagina. Ini disebut menstruasi. Panjang periode juga bervariasi. Terakhir dari 3 sampai 5 hari Paling periode. Tapi, mana saja dari 2 sampai 7 hari adalah normal.

Selama beberapa tahun pertama setelah menstruasi dimulai, siklus lama yang umum. Siklus seorang wanita cenderung secara perlahan –lahan menjadi lebih teratur dengan bertambah usia. Sebagian besar waktu, berada pada masa di kisaran 21 sampai 35 hari .

Apa jenis masalah menstruasi ?
  • Masalah pada saat menstruasi , tidak sama pada setiap wanita . Ada yang mengalami nyeri perut pendarahan banyak , tapi semua ini bisa diatasi ,dan bukan jadi masa yang sulit.
  • Amenore – kurangnya periode menstruasi. Istilah ini digunakan mendeskripsikan ketiadaan suatu periode dengan melakukan:
  • Wanita muda yang belum menstruasi pada usia 15
  • Anak perempuan yang belum memiliki periode selama 90 hari, bahkan jika mereka belum lama menstruasi
Penyebab dapat termasuk:
  •     Kehamilan
  •     Menyusui
  •     Perubahan berat badan yang ekstrim
  •     Gangguan makan
  •     Olahraga berlebihan
Kondisi yang membutuhkan pengobatan

Ketika siklus menstruasi menjadi teratur, ini berarti bahwa bagian-bagian penting dari tubuh bekerja secara normal. Dalam beberapa kasus, tidak memiliki periode menstruasi dapat berarti bahwa ovarium telah berhenti memproduksi jumlah normal estrogen. Hilang hormon memiliki efek penting pada kesehatan secara keseluruhan. Masalah hormonal, seperti yang disebabkan oleh sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau masalah serius dengan organ reproduksi, mungkin terlibat. Sangat penting untuk konsultasi dengan dokter jika ada masalah ini.

Dismenore – periode yang menyakitkan, termasuk kram parah. Kram menstruasi pada remaja disebabkan oleh terlalu banyak bahan kimia yang disebut prostaglandin (pro-tuh-GLAN-duhn). Kebanyakan remaja dengan dismenore tidak memiliki penyakit serius, meskipun bisa kram parah. Pada wanita lebih tua, nyeri ini kadang-kadang disebabkan oleh penyakit atau kondisi seperti fibroid rahim atau endometriosis . Untuk beberapa wanita, menggunakan bantal pemanas atau mengambil air hangat mandi membantu meringankan kram . Beberapa obat juga bisa digunakan.
  • Ibuprofen (mata-BYU-PROH-fuhn) (misalnya, Advil, Motrin, Midol kram)
  • Ketoprofen (kunci-toh-PROH-fuhn) (misalnya, Orudis KT)
  • Naproxen (ti-PROK-suhn) (misalnya, Aleve)
Jika obat-obat ini tidak menghilangkan rasa sakit atau rasa sakit mengganggu pekerjaan atau sekolah, Maka perlu anjuran dari dokter. Pengobatan tergantung pada apa yang menyebabkan masalah dan seberapa parah itu.
  •  Abnormal rahim perdarahan – perdarahan vagina yang berbeda dari periode menstruasi normal.
  •  Pendarahan di antara periode
  •  Pendarahan setelah berhubungan seks
  •  Belum waktu siklus menstruasi
  •   Banyaknya pendarahan atau lebih dari biasanya
Perdarahan setelah menopause

Perdarahan abnormal memiliki banyak penyebab. Dokter mungkin mulai dengan memeriksa masalah yang paling umum dalam grup usia . Beberapa hal tidak parah dan mudah untuk mengobati. Bila ada kelainan yang jadi lebih parah. Pengobatan untuk perdarahan abnormal tergantung pada penyebabnya. Dalam kedua remaja dan wanita mendekati menopause, perubahan hormon menyebabkan waktu yang lama bersama dengan siklus tidak teratur. Bahkan jika penyebabnya adalah perubahan hormonal, Mungkin perlu  mendapatkan pengobatan. Harus diingat bahwa perubahan ini dapat terjadi dengan masalah kesehatan serius, seperti fibroid rahim, polip, atau bahkan kanker

Bilamana Menstruasi di mulai

Di Amerika Serikat, usia rata-rata untuk seorang gadis untuk mendapatkan menstruasi pertamanya adalah 12. Ini tidak berarti bahwa semua anak perempuan dimulai pada usia yang sama. Seorang gadis bisa mulai kapan saja periodenya antara usia 8 dan 15. Sebagian besar waktu, periode pertama dimulai sekitar 2 tahun setelah payudara pertama mulai berkembang. Jika seorang gadis tidak memiliki periode pertama pada usia 15, atau jika sudah lebih dari 2 sampai 3 tahun sejak pertumbuhan payudara dimulai, ia harus ke dokter.

Berapa lama menstruasi seorang wanita ?

Wanita biasanya memiliki periode sampai menopause . Menopause terjadi antara usia 45 dan 55, biasanya sekitar usia 50. Menopause berarti bahwa seorang wanita tidak lagi berovulasi (menghasilkan telur) atau jangka dan tidak dapat lagi hamil. Seperti menstruasi, menopause dapat bervariasi dari wanita dengan wanita dan perubahan ini dapat terjadi selama beberapa tahun.

Waktu ketika tubuh mulai memasuki ke menopause disebut transisi menopause. Hal ini dapat berlangsung dari 2 sampai 8 tahun. Beberapa wanita memiliki menopause dini karena pengangkatan rahim, pembedahan atau perawatan lainnya, penyakit, atau alasan lain. Jika tidak memiliki periode selama 90 hari, maka perlu memeriksa  kedokter . Ia akan memeriksa kehamilan, menopause dini, atau masalah kesehatan lainnya yang dapat menyebabkan menstruasi untuk menghentikan atau menjadi tidak teratur.

Kapan saya harus menemui dokter tentang  bila ada masalah pada menstruasi  saya?
  • Belum menstruasi pada usia 15.
  • Belum menstruasi dalam waktu 3 tahun setelah pertumbuhan payudara dimulai, atau jika belum payudara mulai tumbuh pada usia 13.
  • Menstruasi tiba-tiba berhenti untuk lebih dari 90 hari.
  • Menstruasi tidak beraturan setelah memiliki rutin, siklus bulanan.
  • Menstruasi terjadi lebih sering daripada setiap 21 hari atau kurang sering daripada setiap 35 hari.
  • Pendarahan selama lebih dari 7 hari.
  • Perdarahan lebih banyak dari biasanya atau menggunakan lebih dari 1 pad atau  pembalut setiap 1 sampai 2 jam.
  • Pendarahan antara periode.
  • Adanya rasa sakit parah selama haid.
  •  Tiba-tiba mengalami demam dan merasa sakit setelah menggunakan  pembalut.

 

Popular Posts

Cloud